Minggu, 20 Oktober 2019 | 01:30:14 WIB

Mahathir: Kepergian Habibie Sebuah Kehilangan Besar

Rabu, 11 September 2019 | 22:58 WIB
Mahathir: Kepergian Habibie Sebuah Kehilangan Besar

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berduka atas wafatnya BJ Habibie. (FOTO: AFP/MEDCOM/LINDO)

KUALA LUMPUR, LINDO - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengucapkan belasungkawa mendalam atas wafatnya Presiden RI ketiga BJ Habibie. Ia juga menyebut, kepergian Habibie merupakan sebuah kehilangan.
 
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Duka cita kepada keluarga serta seluruh warga Indonesia atas pulangnya Bapak BJ Habibie,” tulis Mahathir di akun Twitter pribadinya, Rabu, 11 September 2019.
 
“Sesungguhnya kepergiannya adalah satu kehilangan besar. Semoga Allah mencucuri rahmat ke atas Rohnya. Al Fatihah,” lanjutnya.

Ucapan duka cita juga disampaikan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta lewat akun Twitter-nya @MYEmbJKT.
 
“Kedutaan Besar Malaysia, Jakarta menyampaikan rasa dukacita yang sedalam-dalamnya atas kepergian Mantan Presiden RI Bpk BJ Habibie yang kita semua hormati dan sanjungi. Semoga roh beliau dirahmati Allah SWT. Al-Fatihah,” dikutip dari akun Twitter kedutaan.
 
Habibie, wafat di usia 83 tahun. Teknorat kelas dunia yang juga Bapak Dirgantara Indonesia ini akan dimakamkan di sebelah makam istrinya yang tercinta, Hasri Ainun Besari atau Ainun Habibie, di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
 
Presiden RI Joko Widodo memerintahkan penyelenggaraan jenazah Bapak Teknologi Indonesia itu diperhatikan serius. Jokowi akan langsung memimpin langsung upacara pemakaman BJ Habibie.
 
BJ Habibie tutup usia pukul 18.05 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.
 
Habibie sudah seminggu dirawat. Dia ditangani puluhan tim dokter. Habibie didampingi anak dan cucu saat menghembuskan napas terakhir.

MEDCOM

Berita Terkait