Rabu, 20 November 2019 | 15:06:54 WIB

Pangdam Jaya Himbau Masyarakat Untuk Sukseskan Pelantikan Presiden Dan Wapres

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 14:57 WIB
Pangdam Jaya Himbau Masyarakat Untuk Sukseskan Pelantikan Presiden Dan Wapres

(FOTO : PENDAMJAYA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono mengatakan, secara umumnya Jakarta dalam keadaan stabil dan aman serta kondusif. Menurutnya, sesuai dengan Undang - Undang (UU) No 9 tahun 1998 tentang penyampaian pendapat dimuka umum bagi seseorang atau kelompok, harus menyampaikan pemberitahuan dulu, kemudian tidak melanggar aturan serta tidak anarkis apalagi sampai malam hari. 

Pangdam Jaya menjelaskan, pada saat pengambilan sumpah dan pelantikan, ada tiga ring pengamanan yang disiapkan, diantaranya ring satu Paspampres, ring dua dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan ring tiga Gabungan antara TNI dan Polri serta unsur lainnya. 

"Ini merupakan momentum besar yang diliput oleh media Internasional, semua mata dunia tertuju kepada bangsa kita yang telah melakukan proses demokrasi yang semakin dewasa serta tidak perlu ditakuti," ujar Mayjen TNI Eko Margiyono. 

Ia menambahkan, dalam melakukan pengamanan menggunakan Prosedur Tetap (Protap) Pamwaskita, sesuai UU  No 34  tahun 2004 tugas pokok TNI,  diantaranya melakukan pengamanan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) beserta keluarga, mantan Presiden dan Wakil Presiden serta pengamanan terhadap tamu-tamu negara setingkat kepala negara dan pemerintahan.

Dengan demikian kata Pangdam Jaya, para tamu negara setingkat kepala pemerintahan yang akan hadir saat pelantikan, nantinya akan dilakukan pengamanan, dimulai kedatangan sampai dengan kembalinya. TNI dan Polri telah melaksanakan apel gabungan yang dipimpin oleh Panglima TNI dan Kapolri. 

"TNI dan Polri selalu bersinergi dan Solid dalam segala hal jangan ragukan lagi jelas Pangdam Jaya, kemudian selain itu objek-objek vital seperti gedung DPR/MPR, Istana Negara,  bandara, hotel sampai dengan rute perjalanan akan dilakukan pengamanan antara TNI dan Polri.  Data sampai saat ini sudah 9 Kepala Negara dan 10 utusan yang sudah menyampaikan akan hadir nantinya,  sehingga para kepala negara akan dilakukan pengamanan menjelang kedatangan sampai dengan kembalinya tamu negara tersebut," ungkap Pangdam Jaya.

Senada dengan Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol)  Gatot Eddy Pramono menyampaikan, ada 30 ribu personel dikerahkan pada saat pelantikan nantinya.  Dijelaskan pula TNI dan Polri selalu bersinergi dan berkolaborasi dalam mengamankan baik itu sebelum sampai dengan jelang pelantikan nanti.

Menurut Kapolda, pihaknya selalu melakukan deteksi dan meminimalisir terhadap perkembangan potensi yang akan mengganggu. Serta berkoordinasi dengan Pangdam Jaya terus menerus  yang dimulai dari proses pemungutan suara sampai dengan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, seluruh sentral ekonomi akan dilakukan pengamanan antara TNI dan Polri. 

Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya menghimbau kepada masyarakat untuk mensukseskan pengambilan sumpah dan pelantikan Presiden dan Wapres dengan aman, damai, lancar serta gembira. "Kita tunjukkan pada dunia Internasional serta tamu negara  yang hadir bahwa bangsa Indonesia telah melakukan Demokrasi  dapat berjalan dengan baik, lancar dan damai," ujarnya. (ARMAN R)

Berita Terkait