Rabu, 01 April 2020 | 08:25:30 WIB

Pemda Halut Awasi Secara Ketat Limba Padat Milik Tambang Mas PT NHM

Kamis, 1 Februari 2018 | 09:46 WIB
Pemda Halut Awasi Secara Ketat Limba Padat Milik Tambang Mas PT NHM

Puluhan massa dari lingkar tambang melakukan aksi unjukrasa di PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) yang bergerak dibidang pertambangan di Kecamatan Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Utara (Halut). (FOTO: IST/LINDO)

HALUT, LINDO - Selain mempoduksi ribuan ton emas, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) tingkat produksi limbah B3 yang berasal dari sisa-sisa olahan emas ternyata cukup tinggi. Tercatat dalam setahun saja limbahnya mencapai 140 ton katrgori limbah padat.

Kepala Seksi Pengelolaan Sampah dan B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Steven Iwamoni sebelumnya kepada wartawan mengaku hasil produksi limbah padat oleh PT NHM biasanya macam-macam.

Menurutnya ada dari perbengkelan maupun zat sianida. Hasil olahan limbah padat tersebut biasanya setiap tiga bulan sekali sudah diangkut melalui pihak ketiga selanjutnya dibawa ke luar daerah yang menjadi tujuan akhir pengolahan limbah B3.

"Untuk limbah padat dalam tahun ini sudah dua kali pengiriman, dan tembusannya disampaikan kepada kami. Yang pasti saat pelaksanaan pengangkutan tetap diawasi secara ketat," tegasnya.

Terkait dengan keberadaan limbah yang diduga sering mencemari lingkunan, salah satunya sungai di Dusun Kobok, menurut dia, untuk pencemaran lingkungan tentunya dilihat dari berbagai aspek tanah hingga udara yang tentunya harus dikaji secara menyeluruh.

Sementara menyangkut dengan pemberian ijin, pemerintah daerah hanya sebatas melakukan pengawasan saja. Sedangkan ijin dan sebagainya dikeluarkan oleh pusat.

"Kalau untuk Kabupaten hanya sebatas menangani soal ijin penyimpanan sementara B3," tambahnya. (PM/IDHAR)

Berita Terkait