Minggu, 25 Oktober 2020 | 06:17:49 WIB

Mahasiswa Unhan Terima Kuliah Umum Dari Kominfo Tentang Keamanan Siber

Rabu, 30 Mei 2018 | 20:43 WIB
Mahasiswa Unhan Terima Kuliah Umum Dari Kominfo Tentang Keamanan Siber

(FOTO : HUMASUNHAN/LINDO)

BOGOR, LINDO - Universitas Pertahanan (Unhan) menggelar Kuliah Umum yang disampaikan oIeh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara S.Stat. M.B.A., yang diwakilkan oleh Staf AhIi Menteri Bidang Teknologi Ir. Herry Abdul Azis, M.Eng., dengan tema “Meningkatkan Peran Masyarakat DaIam Keamanan Siber‘, di Gedung Auditorium Kampus Unhan, Kawasan IPSC SentuI, Bogor, Jawa Barat, Rabu, (30/5).

KuIiah Umum dibuka oleh Rektor Unhan Letjen TNI Dr. Yoedhi Swastanto, M.B.A.  Pada sambutannya, Rektor Unhan mengucapkan terima kasih kepada Ir. Herry Abdul Azis, untuk memberikan kuliah umum kepada 242 mahasiswa Unhan.

Staf AhIi Menkominfo Bidang Teknologi memberikan gambaran tentang kondisi situasi dunia maya di Indonesia dari hasil survei APJII tahun 2017.  Dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 262 Juta jiwa, untuk pengguna Internet mencapai 143,26 juta jiwa, atau 54,68 % dari seluruh penduduk di Indonesia.

Sementara dari komposisi pengguna berdasarkan usia, rentang usia 19-34 tahun menjadi kontributor utama dengan persentase 49,52%, 35-54 tahun (29,55%), 13-18 tahun (16,68%), dan Iebih dari 54 tahun (4,24%).  DiIihat dari jenis keiamin, Iaki-Iaki (51,43%) mendominasi perempuan (48,57%), dengan menggunakan media smartphone yang mencapai 44,16%.

Perkembangan pengguna internet yang kian marak, mengundang terjadinya tindakan kejahatan atau kriminaiitas di dunia maya atau dunia siber (Cyber Crime).  Dari data hasil survei APJII Tahun 2017, bahwa responden sadar akan data dapat diambiI (65,98%) dan sadar dengan penipuan di internet (83,98%).

Ditinjau dari peta ancaman cyber di Indonesia, ancaman kian meningkat dari catatan IDSIRTII pada 2014, ada 48,8 juta serangan cyber di Indonesia.

Serangan tersebut kebanyakan diakibatkan oleh adanya aktivitas "malware" sebanyak 12.007.808 insiden. Serangan akibat adanya ceIah keamanan sebanyak 24.168 kasus, kebocoran rekam jejak atau "record Ieakage” 5.970 kasus.

Ada juga serangan meIaIui "password harvesting" atau "phising" sebanyak 1.730 kasus dan serangan akibat kebocoran domain sebanyak 215 kasus. Dari angka tersebut, menurut ID-SIRTII, Iaman pemerintah atau beraiamat go.id paling banyak diserang peretas.

Berdasarkan data dari 1 Januari sampai dengan 18 September 2017, total aduan dari masyarakat dan intansi terkait konten negatif mencapai 42.821 aduan. Di mana posisi pertama ditempati aduan mengenai SARA/kebencian (13.829), kemudian disusul aduan pornograti (13.120), dan berita bohong (hoax) sebanyak 6.973 aduan. Sedangkan untuk total pembIokiran situs hingga 18 September sudah mencapai 782.316 situs.

Staf AhIi Menkominfo Bidang Teknologi menekankan, pentingnya kerjasama peningkatan kesadaran puink daIam haI kesadaran keamanan siber yang mencakup dua eIemen, yaitu elemen internal (Masyarakat) dalam berinternet hendaknya menggunakan original software, membackup data dan menggunakan antivirus dalam perangkatnya, sementara elemen eksternal yang mancakup lembaga pemerintah, media, CERT/CSIRT, Industri atau operator, komunitas atau asosiasi publik serta para profesional agar senantiasa menjalin kerjasama dalam peningkatan kesadaran pubiik, terutama daiam hal kesadaran keamanan siber, serta untuk Iebih mensosialikan bagaimana penggunaan media sosial yang baik atau intamet positif atau sehat.

Sebetum Kuliah Umum ditutup, Rektor Unhan berkesempatan membuka sesi tanya jawab antara mahasiswa Unhan dengan Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, yang direspon sangat antusias oleh mahasiswa Unhan.

Sebagai penutup kegiatan kuliah umum dilaksanakan pemberian cenderamata dari Rektor Unhan kepada Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi serta diselingi dengan kegiatan Foto Bersama peserta Kuliah Umum.

Kuliah Umum ini tidak hanya diikuti seluruh mahasiswa Unhan, tetapi juga dihadiri pejabat Eseion I, II, III dan 1V Unhan serta seluruh Dosen di Iingkungan Unhan. (ARMAN R)

Berita Terkait