Rabu, 02 Desember 2020 | 00:11:29 WIB

Kodam Merdeka Kirim Pasukan TNI Bantu Korban Gempa Donggala

Minggu, 30 September 2018 | 10:19 WIB
Kodam Merdeka Kirim Pasukan TNI Bantu Korban Gempa Donggala

Kondisi pasca gempa dan tsunami Sulteng. (FOTO: DETIK/LINDO)

PALU, LINDO - Gempa berkekuatan M 7,4 yang mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, kemarin juga memicu tsunami yang menerjang Kota Palu. Kodam XIII/Merdeka mengerahkan pasukan hingga tim medis untuk membantu penanggulangan bencana di Donggala dan Palu.

Menurut keterangan Kodam XIII/MDK, Sabtu (29/9) kemarin, sebanyak 2 satuan setara kompi (SSK) dari Yonif 713 dan 2 SSK dari Yonif 714 melalui jalur darat dengan menggunakan 4 truk dan 2 mobil. Selain itu juga diberangkatkan 15 tim medis menggunakan pesawat yang dipimpin Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang.

Berdasarkan pendataan sementara, komunikasi ke lokasi terputus. Selain itu listrik padam hingga bangunan dan fasilitas lainnya rusak.

Sedikitnya 16.732 orang mengungsi akibat gempa dan tsunami di Kota Palu. Mereka tersebar di 24 titik.

Berikut sebaran pengungsi di Kota Palu:

- Lapangan Vatulemo: 1.000 orang
- Halaman perkantoran: 2.000 orang
- Bundaran Biromaro: 2.000 orang
- Markas Korem: 300 orang
- Masjid Raya Palu: 300 orang
- Poboya Mako Sabhara: 5.000 orang
- Lapangan Anoa: 100 orang
- Lapangan Paqih Rasyid: 500 orang
- GOR Siranindi: 200 orang
- Belakang Basarnas, belakang kantor Gerindra, sekitar Jalan Basuki Rahmat: 100 orang
- Jalan Maleo 91: 100 orang
- Pantoloan Boya (SD belakang Pustu): 200 orang
- Gunung Pantoloan Boya: 500 orang
- Camping Baiya: 882 anak
- Pantoloan Boya 3 titik: 200 orang
- Kantor Dinsos: 100 orang
- Lapangan Perdos: 1.000 orang
- Jalan Garuda: 250 orang
- Lapangan Dayodara: 700 orang
- Halaman Detasemen: 100 orang
- BTN Lasoani: 300 orang
- Lapangan Kawatuna: 300 orang
- Mako Satbrimob Mamboro: 400 orangg
- Polda Baru Soetta: 200 orang

Total: 16.732 orang
(DETIK)

 

Berita Terkait