Rabu, 02 Desember 2020 | 01:29:12 WIB

Presiden Resmikan Bandara Syukuran Aminuddin Amir di Sulteng

Minggu, 23 Desember 2018 | 22:28 WIB
Presiden Resmikan Bandara Syukuran Aminuddin Amir di Sulteng

Presiden Joko Widodo meresmikan bandara Syukuran Aminuddin Amir di kabupaten Banggai Sulawesi Tengah pada Minggu (23/12/2018). (FOTO: ANTARA/LINDO)

BANGGAI, LINDO - Presiden Joko Widodo meresmikan Bandara Syukuran Aminuddin Amir di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah sekaligus empat bandara lainnya.

"Pada sore hari ini kita akan meresmikan 5 bandara, 5 'airport', baik yang baru dibangun, maupun yang dibangun hanya terminalnya, maupun yang diperpanjang 'runway-nya'," kata Presiden Joko Widodo di Bandara Syukuran Aminuddin Amir, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu (23/12).

Lima bandara yang sekaligus diresmikan adalah Bandara Morowali di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah; Bandara Syukuran Aminuddin Amir di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah; Bandara Aroeppala Selayar di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan; Bandara Lagaligo Bua di Palopo, Sulawesi Selatan; Bandara Betoambaru Baubau di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Bandara Syukuran Aminuddin Amir awalnya bernama Bubung yang berarti sumur. Pada 2008, nama bandara berganti yang menjadi Bandara Syukuran Aminuddin Amir yang dipetik dari nama Raja Banggai yang terakhir. Bandara itu pun tepat dibangun di pinggir pantai.

"Kita semua berharap agar pembangunan ini betul-betul dapat memudahkan, kita pergi ke manapaun mempercepat dan memudahkan meingirim bahan logistik ke manapun dan memudahkan pengiriman barang ke manapun," ungkap Presiden.

Presiden pun memuji bandara tersebut karena punya potensi wisata.

"(Bandara Syukuran Aminuddin Amir) ini satu bandara yang saya lihat paling cantik, paling indah, di dekat laut tapi di dekatnya juga ada bukit yang tinggi dan gunung," tambah Presiden.

Menurut Presiden, ada sejumlah fungsi bandara yang berbeda-beda tergantung dengan kebutuhannya.

"Ada beberapa bandara yang memang mempercepat dan mempermudah logistik, mobilitas barang, mobilitas orang, tapi juga ada bandara-bandara yang tadi kita buka untuk pariwisata, kemudian ada juga bandara yang tadi pak bupati menyampaikan untuk pengiriman kargo seperti ikan, jadi ikan lebuh cepat sampai ke tujuan," ungkap Presiden.

Artinya, menurut Presiden, fungsi-fungsi infrastruktur yang dibangun bermacam-macam dan bukan hanya berkaitan dengan mobilitas orang, tapi juga untuk kecepatan pengiriman logistik.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Bupati Banggai Herwin Yatim.

(ANT)

Berita Terkait