Selasa, 24 November 2020 | 16:03:57 WIB

Ribuan Calon Polisi Teken Pakta Integritas

Minggu, 24 Maret 2019 | 18:11 WIB
Ribuan Calon Polisi Teken Pakta Integritas

Perwakilan peserta tes masuk kepolisian membacakan pakta integritas. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

DEPOK, LINDO - Ratusan ribu calon polisi menandatangani pakta integritas di Lapangan Hitam Mako Brimob, Kelapa Dua Kota Depok, Minggu 24 Maret 2019. Pernyataan tertulis tersebut untuk menggelorakan semangat transparansi dan jaminan proses saringan anggota Polri transparan tanpa "permainan".

Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Kapolri Irjen Pol Eko Indra Heri mengatakan tes masuk kepolisian masih berjalan. Pendaftar yang diterima sekitar kurang lebih 9.500 orang, yang terbagi 350 anggota untuk pendidikan dan 75 orang SIPPS (telah melewati pendidikan) di Akademi Kepolisian serta 8.750 bintara .

"Yang mendaftar hingga saat ini, 100 ribuan. Jadi dengan penandatanganan ini sebuah komitmen bahwa Polri bersih dari KKN. Mereka bisa lulus nantinya adalah karena kemampuan," kata Eko.

Dia mengimbau agar orang tua atau pelamar percaya ke calo yang mengiming-iming dapat menjamin lolos dengan mahar uang. Setiap calon polisi harus yakin dengan kemampuan dirinya.

Pasti ada calo

Eko mengakui selalu ada oknum yang mengaku bisa meloloskan calon dalam setiap penerimaan anggota Polri. Dirinya mengimbau masyarakat yang melihat penyimpangan tersebut agar tidak takut melapor.

Pihaknya telah membuat aplikasi yang bisa diunduh melalui playstore bernama Whistleblower Blower System (WBS). Orang tua siswa dapat melapor tanpa diketahui identitasnya melalui aplikasi itu.

"Nanti tinggal diisi apa yang terjadi, kalau ada foto bisa disertakan juga. Setelah itu, akan ada tim sesuai wilayahnya (Polda) yang menindaklanjuti," bebernya.

Selain itu, Eko menegaskan kemeriahan penandatanganan Pakta Integritas tersebut juga dilirik oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) karena diselenggarakan secara serentak di seluruh Polda se-Indonesia.

"Kita gandeng muri karena spektakuler dan unik. Ini baru pertama kali di seluruh Indonesia live streaming," pungkasnya

MEDCOM

Berita Terkait