Sabtu, 31 Oktober 2020 | 21:02:52 WIB

Kutipan : Jabatan Plt Kepala Balilatfo Kemendes Dan PDTT Kapan Definitif

Senin, 22 April 2019 | 12:32 WIB
Kutipan : Jabatan Plt Kepala Balilatfo Kemendes Dan PDTT Kapan Definitif

Direktur Eksekutif Kutipan Aswan Bayan. (FOTO : KUTIPAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Komunitas Untuk Transparansi Informasi Publik Nasional (Kutipan) mempertanyakan Jabatan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan, dan Informasi (Balilatfo) pada Kementeriaan Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi (Kemendes dan PDTT) yang bertahun - tahun belum diisi oleh pejabat definitif, tapi masih dijabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendes PDTT Dr. Anwar Sanusi yang merangkap sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balilatfo.

“Publik mempertanyakan apakah tidak ada lagi pejabat di lingkungan Kemendes PDTT yang berkompeten dan berintegritas, sehingga Menteri Desa dan PDTT Eko Putro Sanjojo begitu percaya kepada Dr. Anwar Sanusi,” kata Direktur Eksekutif Kutipan Aswan Bayan melalui siaran persnya kepada Lindo, di Jakarta Senin (22/4).

Aswan menjelaskan, berdasarkan Surat Kepala BKN No. K.26-30/V.20-3/99 tahun 2016 tentang kewenangan pelaksana harian (Plh) dan Pelaksana Tugas (Plt) dalam aspek kepegawaian, maka Plh atau Plt tidak berwenang mengambil keputusan dan atau tindakan yang bersifat strategis yang berdampak pada perubahan status hukum pada aspek organisasi, kepegawaian dan alokasi anggaran.

Menurutnya, Badan Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan dan Informasi (Balilatfo) Kemendes dan PDTT merupakan badan yang sangat strategis, sehingga yang memimpin organisasi ini seharusnya pejabat definitif dan bukan Plt, apalagi merangkap jabatan maka dapat dipastikan program kerja strategis tidak akan berjalan sesuai harapan.

“Agar persepsi publik tidak berlebihan, kepada Menteri Eko Putro Sanjojo secepatnya melantik pejabat definitif  Kepala Balilatfo.  Tidak mungkin Anwar Sanusi mampu melaksanakan tugas dengan baik dan benar mengurus dua posisi yang sama sama strategis, yaitu Sekretaris Jenderal sekaligus Kepala Badan,” terang Aswan.

Jika Menteri Desa dan PDTT membiarkan Plt Kepala Balilatfo dijabat oleh Anwar Sanusi yang juga Sekjen Kemendes dan PDTT kata Aswan, maka akan menjadi preseden buruk karena anggapan publik benar bahwa dikementerian tersebut tidak ada pejabat yang memenuhi syarat dan berkompeten untuk jabatan tersebut dan hanya Dr. Anwar Sanusi lah satu - satunya pejabat eselon I yang dipercaya.  “Tentu ini sangat ironis, karena ini pembunuhan karier pejabat di lingkungan kementerian,” ujarnya.  (ARMAN R)

 

Berita Terkait