Selasa, 07 Juli 2020 | 14:20:34 WIB

Oknum Kepala Desa Diduga Belum Bayar Tunjangan Perangkat Desa Balpetu Selama 4 Bulan

Senin, 1 Juli 2019 | 23:37 WIB
Oknum Kepala Desa Diduga Belum Bayar Tunjangan Perangkat Desa Balpetu Selama 4 Bulan

(FOTO : AAM/LINDO)

BURU SELATAN, LINDO - Pasca pelantikan Kepala Desa hasil pemilihan serentak, diduga sejumlah perangkat desa di Desa Balpetu,Kecamatan Kepala  Madan, Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku, diberhentikan sepihak dan tunjangan tidak dibayarkan oleh oknum Kepala Desa yang baru dilantik bulan April 2019 lalu.  

Perangkat desa yang telah mengabdi Selama lima tahun dikabarkan telah diberhentikan dan diganti perangkat desa baru namun tidak sesuai prosedur oleh oknum Kepala Desa yang baru dilantik. 

Salah seorang staf yang tidak mau disebut identitasnya kepada Lindo menyampaikan, bulan April mereka masih aktif melakukan kegiata rutin sebagai staf Di Desa Balpetu, baru - baru ini.

"Kami, Staf Desa Balpetu sampai 27 April 2019 masih Menjalankan  tuga-tugas sebagaimana rutinitas biasa di kantor Desa Balpetu," ungkapnya.

Pasca pelantikan Kepala Desa terpilih, staf Desa yang telah lima tahun mengabdi di Desa Balpetu, tanpa dikonfirmasi Kepala Desa yang baru, melakukan pergantian Keseluruhan Staf namun tidak  sesuai prosedur dan tunjangan perangkat desa Selama Januari - April belum dibayarkan. 

"Setelah Pelantikan Kepala Desa yang Baru 27 April 2019 lalu, Kepala Desa Balpetu yang baru dilantik, melakukan pergantian seluruh staf tanpa mengundang kami atau mengkonfirmasikan pergantian staf kepada Kami. Menurut kami  pergantian ini tidak sesuai prosedur, karena tidak merujuk pada Permendagri No. 83 tahun 2015, Pasal 4 dan Permendagri No 67 tahun 2017, Pasal 5. Dan yang lebih parahnya lagi, hak-hak kami sejak Januari sampai dengan April 2019 tidak dibayarkan," ujarnya.

Staf Desa yang telah diberhentikan, berharap agar tunjangan yang merupakan hak mereka dapat diberikan. "Kami berharap, kalau memang sudah dilakukan pergantian sepihak, yah setidaknya tunjangan Januari sampai April yang merupakan hak kami diselesaikan, mengingat Kami seluruh staf lama masih aktif melakukan rutinitas kegiatan di kantor  sampai  april 2019, yah kalau tidak diselesaikan, tidak menutup kemungkinan kami beramai-ramai akan melaporkan hal ini ke pihak Kepolisian dan," katanya. 

Ketika Lindo mengkonfirmasikan masalah tersebut kepada kepala Desa Balpetu di kantornya, kepala Desa Balpetu tidak dapat ditemuin. Berdasarkan pantauan Lindo, suasana kantor Desa Balpetu tidak ada aktifitas dan tidak ada seorang staf/perangkat desa yang terlihat atau beraktifitas di Kantor desa tersebut. (AAM )

Berita Terkait