Kamis, 09 Juli 2020 | 17:23:55 WIB

Pasca Gempa Halsel - Kondisi Terkini di Lokasi Pengungsian di Desa Balitata

Minggu, 28 Juli 2019 | 19:00 WIB
Pasca Gempa Halsel - Kondisi Terkini di Lokasi Pengungsian di Desa Balitata

Anak-anak korban gempa bumi di Desa Balitata, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Sabtu (28/07/2019). (FOTO: ALDY/LINDO)

HALSEL, LINDO - Pasca gempa bermagnitudo 7,2, di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, pada Minggu (14/07/2019) lalu menyisahkan trauma. Seperti di Desa Balitata, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Sabtu (27/07/2019) hingga kini para pengungsi masih bertahan di kamp pengungsian, karena banyak bangunan rumah mereka yang ambruk akibat gempa bumi.

Anak-anak korban gempa bumi sebagian belum bisa beraktifitas sekolah mulai dari SD, SMP hingga SMU belum berjalan dengan normal. Sebagian besar siswa enggan bersekolah karena masih takut akan adanya gempa susulan. Tak hanya siswa, sejumlah guru pun kabarnya belum berani masuk ke sekolah karena masih ada di lokasi pengungsian.

Pasca-gempa, 26 bangunan sekolah mengalami kerusakan. Dari 26 sekolah tersebut terdiri dari sekolah dasar (SD) 19 unit dan SMP sebanyak 7 unit. Sekolah yang rusak tersebut tersebut tersebar di 21 desa di 5 kecamatan.

Sementara itu, belasan rumah di Desa Doro, Kecamatan Gane Barat, terendam banjir usai hujan deras mengguyur desa tersebut. Dari pantauan petugas, banjir setinggi lutut orang dewasa merendam 12 rumah. Selain itu, para nelayan masih enggan untuk melaut karena masih trauma. Para nelayan tersebut masih bertahan di tenda pengungsian.

ALDY M

 

Berita Terkait