Rabu, 26 Februari 2020 | 15:40:42 WIB

11 Ribu Warga Pekanbaru Terserang ISPA

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 08:18 WIB
11 Ribu Warga Pekanbaru Terserang ISPA

Akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Riau akhirnya berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat di Provinsi Riau mulai bermunculan. Sebanyak 11 ribu warga setempat yang tersebar di tiga kabupate/kota sudah mulai terserang ISPA. (FOTO: RRI/LINDO)

RIAU, LINDO - Dinas Kesehatan Pekanbaru, Riau, menyatakan sekitar 11.026 ribu orang terpapar Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Diduga, warga terkena ISPA akibat menghirup udara yang tercemar asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
 
Supaya tak timbul lebih banyak korban, Dinkes dan aktivis turun ke jalan membagikan masker. "Kita juga mengajak beberapa relawan untuk berpartisipasi dalam kegiatan membagi masker ini," kata Aktivis Sosisal, Joni, seperti dilansir Metro TV, Kamis, 22 Agustus 2019.

Jumlah masyarakat terdampak ISPA meningkat pesat di dua bulan terakhir. Penderita ISPA paling banyak berada di kabupaten Siak, yakni 2.290 orang.
 
Berdasarkan pengamatan kabut asap pekat menyelimuti kota Pekanbaru, Riau terhitung sudah hampir 2 bulan, namun belum ada tanda-tanda bencana asap ini akan berakhir. Polisi, masyarakat dan sipil pun bersatu membagikan ribuan masker kepada pengendara di Jalan Diponegoro, Pekanbaru.
 
Pembagian masker bertujuan untuk mencegah berbagai penyakit pernapasan akibat polusi kabut asap. Udara bercampur partikel debu terlihat seperti di jalan protokol, pusat perdagangan dan perkantoran juga sekolah serta kota pemukiman padat penduduk.
 
Warga mengaku merasakan dampak udara tercemar seperti sesak napas dan perih pada mata. Di samping itu, Jumlah warga terserang penyakit paru-paru juga menunjukan kecerenderungan terus meningkat, menyusul memburuknya kualitas udara disana.

MEDCOM

Berita Terkait