Kamis, 16 Juli 2020 | 22:10:14 WIB

Pemindahan Ibukota, Mabes Polri Ikut Pindah ke Kalimantan Timur

Selasa, 27 Agustus 2019 | 12:18 WIB
Pemindahan Ibukota, Mabes Polri Ikut Pindah ke Kalimantan Timur

Wakapolri Komjen Ari Dono mengikuti rapat kerja di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta. (Foto: ANTARA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Wakapolri Komjen Ari Dono mengatakan Markas Besar (Mabes) Polri akan ikut pindah ke ibu kota baru di Kalimantan Timur. Sementara untuk pelayanan akan tetap berada di bawah koordinasi Polda Metro Jaya.
 
"Pemerintahan pusat (Polri), kegiatan administrasi kepolisian khususnya tentang strategi dan kebijakan pasti bergeser semua ke sana (Kalimantan Timur)," katanya di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa, 27 Agustus 2019.
 
Menurut Ari Dono, Korps Bhayangkara telah melakukan rapat terkait pemindahan markas. Nantinya beberapa satuan kerja (satker) juga akan digeser ke Kalimantan Timur.

"Dipilih nanti satuan-satuan kerja mana yang akan digeser dan tetap di sini," ucap dia.
 
Ari Dono menyebut pemindahan ibu kota merupakan keniscayaan. Salah satu pertimbangannya untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Jakarta.
 
"Iya (karena macet), insyaallah semua pasti akan simultan di sana," tutup Ari Dono.
 
Presiden Joko Widodo sebelumnya mengumumkan ibu kota negara akan pindah ke sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Wilayah ini dipilih karena paling minim risiko bencananya.
 
Pemindahan ibu kota negara membutuhkan anggaran sedikitnya Rp466 triliun. Sebanyak 19 persen diambil dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Dana dikeluarkan berdasarkan skema kerja sama pengelolaan aset ibu kota baru dan DKI Jakarta.

MEDCOM

Berita Terkait