Kamis, 09 Juli 2020 | 17:48:56 WIB

Polisi: Pola Kerusuhan di Jayapura Mirip Deiyai

Kamis, 29 Agustus 2019 | 20:47 WIB
Polisi: Pola Kerusuhan di Jayapura Mirip Deiyai

Ilustrasi - Kerusuhan di Papua. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan demo di Jayapura, Papua, rusuh karena provokator. Pola ini sempat terjadi di Deiyai, Papua.
 
"Ada unjuk rasa damai. Ada setting-an dari perusuh untuk memprovokasi massa damai dan melakukan tindakan anarkistis," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 29 Agustus 2019.
 
Menurut dia, Korps Bhayangkara akan menyelidiki dalang di balik kerusuhan di 'Bumi Cenderawasih'. Sementara itu, pihaknya belum memonitor apakah ada warga yang ingin mengungsi.

"Aparat masih bekerja semaksimal mungkin untuk mengendalikan situasi keamanan di sana," ujar jenderal bintang satu itu.
 
Hingga kini, Mabes Polri belum mendapatkan laporan terkait jatuhnya korban akibat kerusuhan di Jayapura. Namun, properti dan fasilitas publik dipastikan rusak hingga dibakar.
 
Situasi Kota Jayapura dan sekitarnya sempat memanas. Aktivitas masyarakat lumpuh total. Sejumlah pertokoan dan perkantoran sejak pukul 12.30 WIT ditutup, termasuk Mal Jayapura yang menjadi pusat perbelanjaan terbesar.
 
Aksi susulan menolak rasialisme di kawasan Expo, Wamena, Jayapura, berakhir ricuh. Pengunjuk rasa membakar beberapa gedung, pertokoan, dan bangunan.
 
PT PLN Unit Wilayah Papua dan Papua Barat juga sempat memadamkan listrik di Jayapura. Ada beberapa kabel yang ikut terpanggang saat bangunan dibakar pengunjuk rasa.
 
Kondisi Jayapura baru berangsur pulih pukul 18.30 WIT. Massa mulai membubarkan diri setelah dipukul mundur aparat gabungan TNI dan Polri dengan gas air mata.

MEDCOM

Berita Terkait