Rabu, 01 April 2020 | 08:15:30 WIB

Demo Susulan Antirasialisme Ricuh di Jayapura

Kamis, 29 Agustus 2019 | 21:30 WIB
Demo Susulan Antirasialisme Ricuh di Jayapura

Ilustrasi - Demo anarkistis di Papua, minta Referendum. (FOTO: REPUBLIKA/LINDO)

JAYAPURA, LINDO - Aksi susulan menolak rasialisme terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur, berujung ricuh, Kamis, 29 Agustus 2019. Demo yang dilakukan di kawasan Expo, Waena, Jayapura, Papua, membuat polisi melempar gas air mata untuk mengendalikan situasi.
 
Melansir Antara, massa merusak mobil dinas milik Dandim Jayapura. Dandim 1701 Jayapura. Letkol Inf Johanes Parinusa membenarkan kendaraan dinas yang ditumpanginya dirusak massa. Perusakan dilakukan saat hendak memantau kegiatan pedemo di kawasan Expo, Wamena.
 
"Saat melintas untuk memantau demo tiba-tiba dirusak pendemo yang saat itu sedang bentrok dengan polisi," kata Letkol Inf Parinusa.

Sementara itu, massa dilaporkan berjalan kaki dari kawasan Expo menuju Abepura dan dijadwalkan ke Jayapura.
 
Akibat aksi lanjutan itu, pertokoan dan pusat perbelanjaan di sepanjang jalan protokol tutup. Bahkan para pelajar dipulangkan sejak pukul 09.30 WIT.
 
Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra, membenarkan aparat kepolisian mengeluarkan gas air saat aksi berujung ricuh. Dia menerangkan gas air mata dipakai untuk menahan massa yang hendak ke Jayapura.
 
"Situasi sudah relatif kondusif dan saat ini massa sedang berjalan kaki menuju Abepura," kata Iptu Rumra. 

MEDCOM

Berita Terkait