Kamis, 13 Agustus 2020 | 13:29:24 WIB

2.500 Personel TNI-Polri Sudah Siap Amankan Papua

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 19:49 WIB
2.500 Personel TNI-Polri Sudah Siap Amankan Papua

Ilustrasi - Pasukan Brimob. (FOTO: ANTARA/LINDO)

akarta: Sebanyak 2.500 aparat gabungan TNI-Polri telah diterjunkan ke Jayapura, Papua. Mereka bertugas mengamankan situasi pascakericuhan Kamis kemarin.
 
"Jumlah total saat ini TNI-Polri Jayapura 2.500 personel itu hanya Jayapura saja," kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jumat, 30 Agustus 2019.
 
Dedi mengatakan penebalan penjagaan diperlukan untuk menjaga situasi Jayapura tetap kondusif. Personel penjagaan berasal dari Polda Kalimantan Timur, Kalimantan barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

"Dengan penambahan jumlah personel, semoga kita berharap bersama situasi terkendali dan bila temukan perusuh akan ditindak secara hukum," tegasnya.
 
Situasi Kota Jayapura dan sekitarnya sempat memanas. Aktivitas masyarakat lumpuh total. Sejumlah pertokoan dan perkantoran sejak pukul 12.30 WIT ditutup, termasuk Mal Jayapura yang menjadi pusat perbelanjaan terbesar.
 
Aksi susulan menolak rasialisme di kawasan Expo, Wamena, Jayapura, berakhir ricuh. Pengunjuk rasa membakar beberapa gedung, pertokoan, dan bangunan.
 
PT PLN Unit Wilayah Papua dan Papua Barat juga sempat memadamkan listrik di Jayapura. Ada beberapa kabel yang ikut terpanggang saat bangunan dibakar pengunjuk rasa.
 
Kondisi Jayapura baru berangsur pulih pukul 18.30 WIT. Massa mulai membubarkan diri setelah dipukul mundur aparat gabungan TNI dan Polri dengan gas air mata.

MEDCOM

Berita Terkait