Rabu, 27 Mei 2020 | 04:24:02 WIB

Jaga Papua Tetap Kondusif

Jum'at, 27 September 2019 | 14:30 WIB
Jaga Papua Tetap Kondusif

JAKARTA, LINDO - Usai 26 orang tewas akibat kerusuhan di Wamena, Propinsi Papua pada Senin (23/9) lalu, bangunan kantor lama Bupati Yalimo dibakar sehari setelahnya. Kamis (26/9), sebanyak 200 kios terbakar di Oksibil, Pegunungan Bintang. Kerusuhan ternyata masih terjadi di Papua.

"Ada keributan, tadi ada pembakaran, sementara saya cek dulu ini," kata Komandan Kodim (Dandim) 1702/Jayawijaya Letkol Candra Dianto, Kamis (26/9/2019). Menurutnya, di Distrik Oksibil yang merupakan ibu kota dari Kabupaten Pegunungan Bintang, terdapat ratusan aparat TNI-Polri.

Namun untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, ia mengaku kesulitan menghubungi bawahannya yang ada di Oksibil. "Belum tahu, masih Direktur Sekretariat Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Agung Merauke, Pastor Anselmus Amo, meminta ada upaya dialog yang dijalin antara pemerintah dengan warga Papua. Jalinan dialog ini lebih mujarab meredakan ketegangan menuju solusi. Himbauan untuk pemerintah, bangun dialog dengan warga dan keluarga korban pelanggaran HAM," kata Anselmus kepada wartawan, Kamis (26/9).

Dia juga mengimbau kepada warga Papua supaya menjaga situasi tetap aman. Penyampaian aspirasi harus tetap dilancarkan melalui cara-cara yang damai, tanpa membuat luka, tanpa menyulut api.

"Himbauan untuk warga, supaya tidak melakukan kekerasan atau membakar fasilitas umum. Ekspresikan pendapat dengan damai dan teratur. Tunjukkan bahwa orang Papua itu bermartabat," kata Anselmus. (ARMAN R)

Berita Terkait