Selasa, 27 Oktober 2020 | 05:37:21 WIB

BNNP Malut Tangkap Tukang Ojek Bawah Sabu-sabu

Senin, 9 Desember 2019 | 20:17 WIB
BNNP Malut Tangkap Tukang Ojek Bawah Sabu-sabu

Petugaa BNNP Malut sedang melakukan jumpa pers bersama tersangka dan barang bukti sabu-sabu di Ternate, Malut, Minggu (8/12/2019). (Foto: Empy/Lindo)

TERNATE, LINDO - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara (Malut) berhasil menangkap satu orang laki-laki yang berprofesi sebagai tukang ojek bernama Muhammad Rizal Rumra alias Rizal (26).

Warga kelurahan Mangga Dua Utara, kecamatan Kota Ternate Selatan itu, diamankan BNNP Malut sekitar pukul 14.10 Wit, pada Minggu kemarin.

Dari tangan tersangka petugas BNNP Malut berhasil mengamankan satu bungkus plastik bening berisikan kristal warna putih dengan berat bruto kurang lebih 5,26 gram.

"Setelah dilakukan penyidikan dan bukti hasil pemeriksaan laboratorium forensik Makassar, diketahui adalah narkotika golongan 1 jenis sabu," katanya.

Dalam penyelidikan itu petugas mengakui bahwa satu bungkus plastik bening berisikan kristal warna putih tersebut diletakan di depan Sekolah Dasar Negeri 1 Kelapa Pendek, Kelurahan Mangga Dua Utara, Kota Ternate.

"Dalam pengakuan tersangka, bahan haram itu, dimasukan dalam balutan tisu yang disimpan di dalam pembungkus rokok gudang garam warna coklat," tandasnya.

Dalam penangkapan itu, petugas juga menyita satu buah henpone merk Vivo. Petugas BNNP mengaku dalam proses penyelidikan jaringan peredaran narkotika yang melibatkan tersangka Rizal.

Menurut pengakuan petugas BNNP, Rizal mengaku baranh haram itu diambil dari temannya untuk diedarkan.

"Atas kasus tersebut, tersangka dan barang bukti di bawah ke BNNP Malut guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat 1, pasal 112 ayat 2 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika yakni memiliki menyimpan dan menguasai narkotika golongan 1," kata petugas BNNP Malut.

Menurut petugas, tersangka Rizal diancam hukuman penjara selama 4 sampai 20 tahun

"Penyalahgunaan narkotika golongan 1 akan dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun," tuturnya.

EMPY

Berita Terkait