Rabu, 08 Juli 2020 | 10:16:21 WIB

Personel Satgas Yonif 411 Kostrad Berikan Penyuluhan Pertanian Kepada Kelompok Wanita Tani

Senin, 20 Januari 2020 | 16:49 WIB
Personel Satgas Yonif 411 Kostrad Berikan Penyuluhan Pertanian Kepada Kelompok Wanita Tani

(Merauke).  Sebagai wujud kepedulian TNI dalam meningkatkan hasil panen para petani di perbatasan, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad memberikan penyuluhan pertanian kepada Kelompok Wanita Tani Kampung Bokem di Kebun Pos Kout, Kampung Sota, Distrik Sota, Kab. Merauke, Papua, Senin (20/1/2020).

 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., di Bupul 1, Kampung Sipias, Kab. Merauke, menjelaskan bahwa personel Pos Kout kedatangan perwakilan dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Kampung Bokem, Merauke, berjumlah 11 orang yang sengaja datang ke pos untuk meminta diberikan penyuluhan cara bercocok tanaman cabai, bunga dan sayur-sayuran dengan memanfaatkan kondisi lahan guna meningkatkan hasil panennya.

 

“Berbekal pengetahuan yang diperoleh pada saat melaksanakan pembekalan tugas melalui Dinas Pertanian Kota Salatiga dan adanya kerja sama dengan PPL dari PT Ewindo atau Cap Panah Merah, Praka Yahya mencoba memberikan penjelasan pengetahuannya tentang bercocok tanam tanaman sayuran dan bunga yang ada di Kebun Pos Kout,” ungkapnya.

 

Praka Yahya berbagi ilmu dan tehnik praktis bercocok tanam saat kegiatan penyuluhan tersebut, diantaranya cara menentukan bibit, kapan waktu memupuk, menyiram dan membersihkan tanaman dari hama yang ada, harapanya dapat ditiru dan akan meningkatkan hasil panennya.

 

Salah satu anggota KWT Ibu Laudia Ora (52) menyampaikan ucapan terima kasih karena telah mendapat penyuluhan pertanian dari personel satgas seperti yang telah dipraktekkan di Kebun Pos Kout. “Ilmu yang telah diberikan oleh Bapak TNI tentang pengolahan lahan kosong untuk ditanami Cabai, Sayuran dan Bunga sangat berguna bagi kami semua,” ucapnya.

 

Sementara itu, Wadansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Ilham Datu Ramang mengatakan bahwa perwakilan kelompok tani yang telah mendapat penyuluhan tersebut diharapkan dapat menjadi pelopor bagi warga masyarakat yang lainnya dalam memanfaatkan lahan kosong.

 

“Kegiatan penyuluhan hari ini menjadi daya tarik tersendiri bagi perwakilan warga yang datang, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan oleh mama-mama anggota KWT akan ketertarikannya dalam bercocok tanam seperti yang dilakukan oleh para prajurit Satgas di Pos Kout,” ujarnya. (Bdr)

 

Berita Terkait