Rabu, 01 April 2020 | 09:07:20 WIB

Omnibus Law Dapat Mengurangi Pengangguran Dan Tingkatkan Pendapatan Negara

Jum'at, 28 Februari 2020 | 11:13 WIB
Omnibus Law Dapat Mengurangi Pengangguran Dan Tingkatkan Pendapatan Negara

(FOTO : RPR/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Wakil Direktur Rumah Perjuangan Rakyat (RPR), Muhammad Farhan mengatakan, Omnibus Law memiliki tujuan guna meningkatkan perekonomian Indonesia. Hal itu disampaikannya pada Dialog Publik, yang diselenggarakan di Resto Ayam Geprek Juara, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/20).

Menurutnya, Omnibus Law ini memiliki dua sisi, satu sisi memiliki keberpihakan kepada rakyat dengan maksud untuk menumbuhkan ekonomi rakyat dengan dipermudahnya izin usaha. Sisi lain juga, Omnibus Law ini berpihak juga kepada para pemodal dalam hal ini investor.

“Keberadaan Omnibus Law akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sasaran Omnibus Law (OL) sendiri adalah menarik investor untuk menanamkan sahamnya di Indonesia. Sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja. Artinya wacana OL ini dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan negara,” papar Farhan.

Disisi lain, menurut Direktur Economic Law Studies, A. Sulaeman Mahbuby, seperti yang diketahui OL diharapkan dapat mempermudah investor yang akan melakukan investasi di negara kita, tidak terkendala dengan panjangnya alur birokrasi pengurusan perizinan.

“Jadi OL ini mau merangkum perundangan-undangan yang sifatnya tumpang tindih dengan peraturan yang ada saat ini, baik pusat hingga daerah. Yang akhirnya, saat ini tidak konsisten dalam penerapan hukum,” terang Sulaeman yang juga sebagai pemateri dalam dialog public tersebut.

Melalui OL ini lanjutnya, investasi di Indonesia semakin lancar, hanya saja pemerintah perlu membuka peluang investasi dari luar negeri, yang akibatnya kita harus siap dan mempersiapkan diri, mengasah skill dan kemampuan untuk bersaing dengan orang-orang luar.

“Penyederhanaan ini menurut saya penting untuk dilakukan untuk mepermudah perizinan-perizinan dengan aturan yang jelas (tanpa tumpeng tindih),” ujar Sulaeman. (ARMAN R)

Berita Terkait