Jumat, 25 September 2020 | 22:15:57 WIB

Gara-gara sakit hati nekat menghilangkan nyawa saudara

Rabu, 18 Maret 2020 | 21:47 WIB
Gara-gara sakit hati nekat menghilangkan nyawa saudara

Foto korban saat persimpahan darah


TALIABU LINDO, Di duga akibat dendam, seorang pemuda inisial (O) 28 tahun warga desa kawadang, kecamatan Taliabu Timur selatan, Kabupaten Pulau Taliabu harus menghabisi saudaranya (AK) 27 tahun, Selasa (17/03/2020) pukul 21.00 WIT lalu.

Dengan kejadian itu sehingga kondisi korban (AK) meninggal dunia akibat luka tusukan pisau sebanyak 10 kali.

Dari informasi yang di himpun oleh media ini, Pembunuhan tersebut karena dendam lama, di mana korban (AK) berselingkuh dengan istri pelaku (O), di tambah video mesum dari keduanya sempat tersebar dan di ketahui oleh pelaku (O). korban dan istri pelaku menjalani hubungan selama 6 bulan.

Walau sudah pernah di atur secara kekeluargaan dan saling memaafkan karena pelaku dan korban masih punya hubungan keluarga (sepupu), istri pelaku (O) pergi meninggalkannya lantaran malu dan tidak kembali lagi.

Kapolsek Taliabu Timur Selatan, Iptu. Walid Buamona saat di konfirmasi, rabu (18/3/2020) membenarkan adanya kejadian ini dengan motif sakit hati karena istri pelaku berselingkuh dengan korban.

"Motifnya adalah sakit hati karena korban menjalin hungan dengan dia pe istri jadi dia sakit hati."ucapnya.

Iptu Walid menjelaskan, di tubuh korban saat pihaknya ke TKP masih terdapat pisau yang menancap.

"korban meninggal dunia itu dengan posisi pisau masih tertancap dirusuk kanan korban"jelasnya.

Adapun kronologis kejadiannya adalah :
Pada pukul 17.00 Wit pelaku (O) dan korban (AK) bersama rekan-rekannya mengkomsumsi miras disalah satu lokasi rumah warga.

Kemudian Pada pukul 20.30 Wit korban (AK) dan pelaku (O) bersama rekan-rekannya selesai mengkomsumsi miras dan kembali kerumah masing-masing.


Kemudian Pada pukul 21.00 Wit Pelaku (O) melakukan penikaman terhadap korban (AK) sebanyak 10 kali tusukan yang pada saat itu sedang tidur karena mabuk dan tidak ada perlawanan kemudian setelah melakukan penikaman pelaku (O) menyerahkan diri di polsek Taliabu Timur Selatan.

Mengetahui kejadian pembunuhan tersebut, Pihak Polsek Taliabu Timur Selatan (Taltimsel) ke TKP dan tiba pada Pukul 22.00 WIT dengan kondisi korban (AK) telah meninggal dunia.

Pada hari Rabu (18/3 2020) pukul 10.00 Wit Pelaku (O) langsung dibawa ke Polres Sanana Kab. Kepulauan Sula untuk selanjutnya diproses sesuai hukum yang berlaku.

EMPI

Berita Terkait