Rabu, 27 Mei 2020 | 09:30:58 WIB

Satgas Cegah Covid-19 Kabupaten Sula Lalai Instruksi Bupati

Kamis, 26 Maret 2020 | 21:44 WIB
Satgas Cegah Covid-19 Kabupaten Sula Lalai Instruksi Bupati

(Foto: Imelda/Lindo)

SANANA, LINDO - Diduga kuat satgas cegah Corona Virus (Covid-19) tidak indahkan instruksi Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Hendrata Thes.

Kenpa tidak, terbukti pada Kamis (26/03/2020) sore tadi, telah tiba kapal printis dari Bobong, Kabupten Pulau Taliabu (Pultab), membawa 3 penumpang dari Taliabu dan 3 petugas dari Pasipa serta Kep dan ABK.

Padahal, demi menjaga keamanan dalam mencegah virus Covid-19 yang sudah mendunia ini, hingga Bupati mengeluarkan beberapa Instruksi yang didalamnya berisikan menghentikan jalur masuk perhubungan laut maupun udara, namun sayangnya tidak di indahkan oleh petugas Satgas Cegah Covid-19 Sula di area pelabuhan Sanana.

Saat kapal perintis masuk di pelabuhan Sanana dan terpantau langsung oleh media ini, ada beberapa orang ABK, petugas keamanan dan penumpang yang di periksa di tenda tim satgas cegah Covid-19 area pelabuhan Sanana.

Kepala KPLP Sanana, ketika dikonfirmasi mengaku tidak ada penumpang, kapal hanya membawa petugas dari Pasipa dan barang barang muatan saja, bahkan dia mengaku kapal tersebut dari Pasipa saja.

Ketika didesak terkait tiga penumpang laki-laki yang turun dari kapal menggunakan tas ransel, kepala KPLP hanya menjawab bahwa ada petugas keamanan
yang melakukan pengamanan di Pasipa.

"Kapal tadi dari Pasipa dan tidak ada penumpang. Kita tidak ijinkan sesuai dengan instruksi Bupati, yang diperiksa itu ABK yang stey di kapal,"ungkap kepala KPLP Sanana, I Gede Astawa Pramarta.

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa kapal penumpang tidak dijinkan sesuai instruksi Bupati. Yang hanya bisa beroperasi kapal kargo yang membawa logistik.

"Seluruh kapal penumpang tidak di ijinkan beroperasi, yang bisa beroperasi hanya sebuah kapal kargo, itupun harus sesuai SOP yang berlaku," tandasnya.

Sementara ketiga penumpang (satu laki-laki dan dua perempuan) yang turut serta dalam kapal itu mengaku bahwa mereka ikut tumpangan kapal tersebut dari kecamatan Bobong, kabupaten Taliabu.

"Kami baru saja tiba dari Bobong menggunakan kapal Printis pada Rabu (25/03/2020) kemarin, kemudian berlabu di Pasiipa dan lanjut hingga tiba di Sanana sore tadi," ujarnya.

Sedangkan Satgas Cegah Covid-19 yang bertugas di Pos Pelabuhan Sanana, tidak mau memberikan keterangan soal peristiwa itu. Mereka memilih diam ketika didesak awak media soal para penumpang dan ABK kapal yang baru saja tiba.

IMEL

Berita Terkait