Kamis, 03 Desember 2020 | 18:19:52 WIB

Waspada! Penyakit DBD Mulai Serang Anak di Desa Bobaneigo

Jum'at, 27 Maret 2020 | 17:54 WIB
Waspada! Penyakit DBD Mulai Serang Anak di Desa Bobaneigo

Salah seorang anak dari Desa Pokkang, Kalukku Mamuju, dirawat di RS Mitra Manakarra karena menderita DBD. (FOTO: TRIBUN/LINDO)

HALBAR, LINDO - Kasus Demam Berdarah Bengue (DBD) di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, terus mewabah.

Kali ini, kasus DBD banyak menyerang warga Desa Bobaneigo, Kecamatan Jailolo Timur.

Sedikitnya sudah ada empat warga Desa Bobaneigo saat ini sudah dinyatakan positif mengidap DBD. Kini di rawat di rumah sakit umum daerah di Kota Jailolo. Yakni RSUD Jailolo, Kabupaten Halbar.

Kepala Desa Bobaneigo Abdullah Farah mengungkapkan selain dirawat di rumah sakit. Masih ada 4 orang warga Desa Bobaneigo mengalami demam dengan ciri ciri DBD namun dirawat di rumah.

"Rata - rata warga yang terjangkit wabah DBD, adalah anak anak. Yang berumur antara 1 tahun sampai 12 tahun," ujar Kades.

Abdullah Farah menyesalkan tindakan lamban dari pemerintah Kabupaten Halbar menangani kasus wabah demam berdarah.

"Saya sesalkan ini Pemda Halbar kenapa tidak melakukan fogging cepat di desa kami padahal sudah banyak warga terjangkit DBD," katanya,

"Saya sudah hubungi kepala dinas Halbar, melalui pesan singkat menyampaikan hal ini. Namun tidak ada respon dan balasan," tutur Kades.

Kades juga mengatakan, selain Dinkes ia juga sesalkan tindakan puskesmas desa yang tidak segerah melaporkan soal wabah penyakit DBD yang terus mewabah.

"Kami sudah menyurat ke Dinkes agar segerah melakukan fogging di desa kami biar penyakit ini cepat diatasi," ucapnya.

ALDY

Berita Terkait