Kamis, 16 Juli 2020 | 20:18:09 WIB

Tim Gugus Tugas DPRD Halbar Pantau Tenaga Medis di Pelabuhan dan Harga Sembako di Pasar

Jum'at, 3 April 2020 | 16:27 WIB
Tim Gugus Tugas DPRD Halbar Pantau Tenaga Medis di Pelabuhan dan Harga Sembako di Pasar

(Foto: Aldy/Lindo)

HALBAR, LINDO - Tim Gugus Tugas Pengawasan Penenganan COVID-19, dari anggota DPRD kabupaten Halmahera Barat (Halbar), pada Jumat (03/04/2020) siang, melakukan pemantauan sejumlah lokasi penanganan Virus Corona di wilayah kabupaten Halbar.

Tim Gugus Tugas yang dipimpin oleh Ketua Komisi 1 Jufri Muhammad yang juga di dampingi oleh dua anggota DPRR Halbar, mendatangi posko media center Gugus Tugas di desa Porniti, kecamatan Jailolo, kabupaten Halbar. Dalam pemantauan itu, ketiga wakil rakyat itu melakukan dialog dengan petugas medis untuk mengetahui penangangan soal COVID-19 di posko induk khususnya penanganan COVID-19 di wilayah kabupaten Halbar.

Selain mengunjungi posko medis di desa Porniti, para anggota dewan tersebut juga mendatangi sejumlah pedagang sembilan bahan pokok di pasar Jailolo. Mereka ingin memastikan bahwa Halbar aman dari kenaikan harga sembako di pasaran pasca COVID-19 dan menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini.

Pemantauan selanjutnya, di arahkan ke pelabuhan kapal motor di desa Gufasa, Jailolo. Dalam pemantauan itu, para anggota dewan ini berdialog dengan sejumlah petugas pelabuhan, namun dalam pemantauan itu, anggota dewan dikejutkan dengan tidak adanya fasilitas medis maupun petugas medis yang bertugas untuk mengambil sampel para setiap penumpang yang tiba dari luar kabupaten Halbar.

Dalam kesempatan itu, Jufri dan rekan-rekannya ingin memastikan bahwa penanganan COVID-19 di kabupaten Halbar melalui pelabuhan kapal motor di 3 lokasi, seperti kecamatan Ibu, kecamatan Sahu, dan kecamatan Jailolo, sangat minim sekali.

Para wakil rakyat itu berharap bahwa penangana COVID-19 di kabupaten Halbar harus benar-benar sampai pada masyarakat. Bantuan yang sudah diberikan oleh donatur maupun pengusaha berupa masker dan alat penyemprotan serta cairan hendsanitizer
yang di tampung disalah satu tempat, harus benar-benar difungsikan.

Sementara informasi yang dihimpun oleh media ini bahwa penanganan COVID-19 di kabupaten Halbar sangat seteril dan seluruh pintu masuk menuju Halbar benar-benar sudah dijaga secara ketat oleh tim medis maupun tim Gugus Tugas dari pemda Halbar. Namun faktanya, sejumlah lokasi yang disebutkan oleh pemerintah Halbar di beberapa lokasi tidak ada sama sekali.

Jufri Muhammad dalam kunjungan itu sangat menyayangkan sikap tim Gugus Tugas yang dibentukan oleh Pemda Halbar. Menurut dia, fakta dilapangan menunjukan bahwa mereka tidak menemukan para tim medis yang bertugas mengambil sampel dan testimoni para penumpang yang datang melalaui jalur laut dari kota Ternate maupun dari luar kabupaten Halbar.

Dia berjanji pada Senin (06/04/2020) besok, pihaknya akan memanggil pemerintah melalui Dinas Kesehatan kabupaten Halbar untuk didengarkan keterangan soal penanganan COVID-19 di kabupaten Halbar.

ALDY

Berita Terkait