Kamis, 02 Juli 2020 | 15:56:38 WIB

Dana Reses DPRD Malut Dialihkan ke Sembako untuk Atasi Dampak Covid-19

Kamis, 7 Mei 2020 | 21:55 WIB
Dana Reses DPRD Malut Dialihkan ke Sembako untuk Atasi Dampak Covid-19

Ketua DPRD Kuntu Daud. (Foto: TimesIndonsia/Lindo)

TERNATE, LINDO – Seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengalihkan anggaran resesnya untuk membantu masyarakat setempat yang terdampak wabah Virus Corona (Covid-19).

Ketua DPRD Kuntu Daud dalam keteranganya, pada Rabu (06/05/2020) menyebutkan dari 45 wakil rakyat masing-masing menyiapkan 300 paket sembako dengan total mencapai 13.500 paket yang rencananya mulai disalurkan pada Jumat (08/05/202).

Ratusan ribu paket itu akan disalurkan oleh anggota dewan di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing. "Kita koordinasi dengan kelurahan untuk menyiapkan data, harus benar-benar tepat sasaran," kata Kuntu seperti dilansir TimesIndonesia.Com, pada kamis (07/05/2020).

Ia mengatakan anggota tidak hanya menyalurkan bantuan semata, namun disertakan dengan sosialisasi kepada masyarakat agar senantiasa mengikuti anjuran pemerintah, khususnya tetap berdiam diri dirumah, menggunakan masker, serta menjalankan sosial dan physical distancing.

"Tapi kita tidak hanya menghimbau saja, tapi harus menyediakan apa yang masyarakat butuhkan," jelasnya.

Kuntu mengakui sembako yang akan diberikan belum bisa menjangkau seluruh masyarakat di Malut. Oleh karena itu, politisi PDI Perjuangan ini meminta Gubernur dan jajarannya segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak yang belum mendapat bantuan.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan OPD yang anggarannya digeser untuk penyaluran paket sembako agar menyinkronkan data dengan kabupaten/kota sehingga tidak terjadi tumpang tindih.

"Bantuan dari pemerintah banyak bentuknya, ada yang Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sembako. sementara sembako juga dari provinsi sampai kabupaten juga menyalurkan. Untuk itu perlu didata sehingga tidak tabrakan," pungkas Ketua DPRD Malut ini sembari berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. 

TI/AD

Berita Terkait