Senin, 06 Juli 2020 | 03:29:07 WIB

Panggilan Klarifikasi kepada FAM ETA SUA Adalah Tindakan Keliru.

Rabu, 20 Mei 2020 | 22:35 WIB
Panggilan Klarifikasi kepada FAM ETA SUA Adalah Tindakan Keliru.

Foto imel-Lindo/ Ony Pora

LINDO Sula-Surat panggilan karifikasi yang di layangan oleh Gugus tugas Covid-19 kabupaten kepulauan Sula yang di layangkan kepada salah satu bakal calon bupati kabupaten kepulauan Sula Fifian Adeningsih Mus (FAM) atau yang di kenal FAM ETA SUA mendapat kritikan serius dari salah satu tim FAM Ony Pora, Rabu (20/05/20)

Kepada LiputanIndonesinews lewat telepon seluler Ony Pora menyampaikan bahwa pemanggilan klarifikasi yang di lakukan oleh tim satgas Covid-19 kabupaten kepulauan Sula kepada ibu Fifian Adeningsih Mus dan tim bansos FAM adalah sebuah tindakan keliru.

Menurut Ony yang namanya Social Distancing itu sifatnya himbauan, kalau ada waga masyarakat atau  sekelompok orang yang tidak menaati himbauan Pemerinta terkait Social Distancing dan prosedur kesehatan lainnya seharusnya melalui pendekatan persuasif bukan dengan cara panggilan klarifikasi atas suatu masalah.

Apa yang di lakukan oleh tim satgas Covid-19 kabupaten kepulauan Sula ini adalah kerja - kerja penegak hukum bukan kerja tim satgas Covid-19.

"Memangnya tim satgas Covid-19 itu penegak hukum ya ???
Jadi memanggil Ibu Ningsi dan tim nya untuk di mintai  klarifikasi dalam pelaksanaan kegiatan bantuan sosial kepada warga masyarakat kabupaten kepulauan Sula, atas dasar apa sih tim satgas Covid-19 melakukan kerja-kerja penegak hukum " cetus Ony Pora tegas.

Saya selaku tim FAM ETA SUA menyampaikan bahwa apa yang di lakukan oleh tim satgas Covid-19 adalah salah besar dan tidak berdasar.
Tim satgas Covid-19 ini tugas nya untuk melakukan kerja-kerja penanganan dan Pencegahan Penyebaran virus Corona /Covid-19 , bukan melakukan kerja-kerja penegak hukum, ini tindakan yang menurut saya sangat keliru cetus Ony Pora.
(Imel)

Berita Terkait