Sabtu, 04 Juli 2020 | 19:02:44 WIB

Aksi SPP Desa Waiboga Tuntut Kades Undur Diri.

Kamis, 28 Mei 2020 | 14:56 WIB
Aksi SPP Desa Waiboga Tuntut Kades Undur Diri.

Foto (Imel-LINDO) APP Desa Waiboga saat melakukan aksi masa dan menyampaikan tuntutan.

LINDO Sula- Masyarakat desa Waiboga, kecamatan Sanana yang tergabung dalam Solidaritas Pemuda Progres (SPP) desa Waiboga hari ini turun kejalan melakukan aksi protes kepada Pemerintah Desa terkait dugaan Penyelewengan angaran DD dan ADD desa Waiboga, Kamis (28/05/20)

Dalam orasi singkatnya M.Kamil Tidore, SH sebagai moderator Orator menyampaikan bahwa transparansi pengelolaan anggaran Dana Desa dari tahun ke tahun harus dilakukan oleh Pemerintah desa Waiboga karena selama ini pengelolaan DD dan ADD desa Waiboga tidak mengarah pada pembangunan desa dan itu sangat menghampat  kemajuan pembangunan desa cetus M.Kamil Tidore saat membuka Orasi singkat aksi masa hari ini jam 9:30 WIT.

Selanjutnya masa aksi yang tergabung dalam Solidaritas Pemuda Progres (SPP)desa Waiboga  terus berorasi di depan kantor desa dan menyampaikan beberapa tuntutan.

Masa aksi menyampaikan beberapa tuntutan meminta kepala desa Waiboga untuk undur diri jika tuntutan masa aksi tidak di penuhi.

"Kami meminta agar kepala desa Waiboga untuk segera keluar dan menemui masa aksi dan menjelaskan terkait pertanggung jawaban pengelolaan DD dan ADD desa Waiboga " teriaki salah satu orator aksi Kevin Tidore di atas Saond sistem.

Adapun tuntutan masa aksi SPP desa Waiboga hari ini yaitu:

1. Mendesak Pemerintah desa Waiboga untuk evaluasi anggaran ADD dan DD desa Waiboga.

2. Transparansi anggaran pemuda desa Waiboga 

3.Trasparansi anggaran Covid-19 desa Waiboga

4.Pemerintah desa wajib melaksanakan rapat bersama dengan masyarakat desa secara terbuka 

5.Menuntut kejelasan petugas kebersihan penyapu jalan ibu-ibu desa Waiboga.

6.Menuntut transparansi kejelasan  sisa uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa Waiboga.

7.Meminta transparasi  dan kejelasan pembayaran BUMDES untuk 10 bulan 

8.Meminta Pemerinta desa untuk menyelenggarakan Pemerintahan sesuai dengan amanat UU Desa no 6 Tahun 2014 pasal 27 poin D.
Kata Zulkifli Suamole S.Pd.

Atas tuntutan masa aksi dan kordinasi antara masa aksi dan Pihak Kepolisian yaitu Polsek Sanana yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Sanana IPDA Rizal Muhammad, akhirnya kepala desa Waiboga Hasanudin Tidore menemui masa aksi dan melakukan hearing terbuka di depan kantor desa.

Saat menjawab tuntutan masa aksi secara terbuka, Kepala desa Waiboga Hasanudin Tidore di teriaki oleh masa aksi dan memprotes setiap penjelasan kepala desa Waiboga karena masa aksi merasa di bohongi oleh kepala desa.

kepala desa Waiboga Hasanudin Tidore di hadapan masa aksi  menyampaikan  bahwa
jika masa aksi dalam hal ini masyarakat desa Waiboga merasa tidak puas dan merasa ada penyimpangan dalam pengelolaan anggaran DD dan ADD bisa laporkan saya saja cetus Kades Hasanudin Tidore.

"Pemerintah desa insyaallah akan melaksanakan rapat bersama masyarakat desa dalam waktu dekat ini insyaallah pada hari Senin di lapangan desa Waiboga " cetus Kepala desa.
(Imel)

Berita Terkait