Sabtu, 04 Juli 2020 | 18:55:51 WIB

POLSEK Sanana Kerakan sejumlah Personil Amankan Aksi masa desa Waiboga.

Kamis, 28 Mei 2020 | 14:28 WIB
POLSEK Sanana Kerakan sejumlah Personil Amankan Aksi masa desa Waiboga.

Foto(Imel-LINDO)KAPOLSEK Sanana IPDA.Rizal Muhammad di dampingi sejumlah anggota kepolisian saat melakukan pengamanan masa aksi di depan kantor desa Waiboga.

LINDO Sula- Dimasa Pandemik Covid-19 Setiap warga masyarakat di himbau untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan berkumpul dengan kapasitas banyak orang dan di himbau untuk selalu melakukan Social Distancing dan selalu menggunakan masker.
Larangan berkumpul dengan jumlah yang banyak tersebut tertuang dalam Maklumat Kapolri 

Larangan tersebut tidak di indahkan oleh sebagian warga masyarakat kabupaten kepulauan Sula tidak terlepas Warda desa Waiboga kecamatan Sanana yang hari ini melakukan aksi protes kepada Kepala desa atas dugaan Penyalahgunaan pengelolaan DD dan ADD desa Waiboga, Kamis (28/05/20)


Dugaan Tidak transparansinya pengelolaan anggaran DD dan ADD desa Waiboga memicu keresahan warga masyarakat yang tergabung dalam Solidaritas Pemuda Progres (SPP) desa Waiboga melakukan Ujuk rasa yang di mulai dari jam 09:30 WIT - 16:10 WIT dengan rute aksi di mulai dari tengah kampung desa Waiboga sampai menuju ke kantor desa Waiboga. 

Sejumlah aparat keamanan dari Polsek Sanana dan di bantu oleh personil Polres Kabupaten Kepulau Sula di kerakan untuk mengamankan jalan nya aksi tuntutan dari SPP desa Waiboga.

Saat masa aksi menyampaikan aksi tuntutan nya di depan kantor desa, oleh Aparat kepolisian yang bertugas mengamankan jalan nya aksi tuntutan dari Solidaritas Pemuda Progres (SPP) desa Waiboga mengamankan sejumlah barang bukti yang memicu terjadinya chaos berupa 2 buah ban mobil dan 1 botol Aqua 1,5 Liter yang berisi BBM jenis bensin dari tangan masa aksi. 

Kapolsek Sanana IPDA. Rizal Muhammad saat di konfirmasi oleh wartawan Liputan IndonesiaNews menjelaskan bahwa 
Kami suda menyampaikan terkait dengan maklumat Kapolri tentang larangan pengumpulan masa, dan kami suda melakukan sosialisasi terkait pencegahan penyebaran virus Corona/ Covid-19 tetapi kami dari pihak Polsek tidak dapat menahan kemauan masa dalam hal ini warga masyarakat desa waiboga sehingga kami melakukan pendekatan-pendekatan secara persuasif agar tidak terjadi Chaos dan masyarakat atau masa aksi bisa menyampaikan aspirasi nya dengan tetap mengikuti prosedur protokoler penanganan Penyebaran virus Corona/Covid-19.

IPDA.Rizal Muhammad menyampaikan bahwa Saat ini kami dari pihak kepolisian melakukan pengamanan aksi berdasarkan prosedur pengamanan.
Jika aksi ini Chaos  akan kami bubarkan dan juga jika sampai jam 18:00 WIT belum selesai kami juga akan bubarkan cetus Kapolsek Sanana di sela-sela pengamanan Aksi masa di depan kantor desa Waiboga.

Aksi masa dari SPP desa Waiboga setelah menyampaikan tuntutannya di depan kantor desa Waiboga akhirnya membubarkan diri dengan tertib dan kembali ke rumah masing-masing, sebelum membubarkan diri, aksi masa melakukan konfoi keliling desa yang di kawal ketat oleh aparat keamanan Polsek Sanana.
(Imel)

Berita Terkait