Jumat, 04 Desember 2020 | 08:42:35 WIB

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Musnahkan Semua Barang Bukti

Kamis, 11 Juni 2020 | 10:52 WIB
Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Musnahkan Semua Barang Bukti

Pelaksanaan pemusnahan barang bukti di PN Jaktim. (Foto: Ahmad D/Lindo)

Pelaksanaan pemusnahan barang bukti tersebut tentu merupakan hasil putusan dari pengadilan suda berkekuatan Hukum tetap, dan suda tentu merupakan kegiatan berkala, untuk menghindari dari penumpukan barang bukti di tempat ruang penampungan juga kami menjaga dari penyala gunaan barang bukti tersebut kalau tersimpan telalu lama.

JAKARTA, LINDO - Hasil putusan barang bukti yang sudah inkracht, hari ini di musnakan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Adapun jenis bang bukti yang di musnakan pada Rabu (10/06/2020), ialah Narkotika, Psikotropika, senjata, tajam, senjata api rakitan jenis sofgun.

Sedangkan pelaksanaan pemusnahan dari beberapa jenis barang bukti itu dilaksanakan di kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Ada bebeberapa unsur pihak terkait yang turut hadir menyaksikan pemusnahan itu antara lain, perwakilan dari walikota Jakarta Timur, Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Pelres Metro Jakata Timur, Dandim 0505/JT, Kepala Rupbasan klas 1 Jakarta Timur, serta dari pihak kelurahan dan pengurus RW setempat yang di wakili.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur yang di wakilkan oleh, Plh Ahmad Fuady SH, kepada awak media mengatakan pemusnahan barang bukti hari ini tentu hasil dari 636 perkara yang telah di nyatakan inkracht, dari tahun 2019 dan tahun 2020.

"Barang bukti hari ini yang kami musnahkan ialah hasil dari 636 perkara yang telah kami nyatakan inkracht. Perkaranya mulai dari tahun 2019 dan tahun 2020," katanya.

Ahmad Fuady yang juga menjabat sebagai Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Jaktim menambahkan bahwa sebagian barang bukti sudah di musnahkan terlebih dulu, bersam pihak Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jaktim, dan Polres Metro Jakarta Timur.

"Memang terlebih dulu sebagian barang bukti sudah kami musnahkan bersam pihak Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jaktim, dan Polres Metro Jakarta Timur," tandasnya.

Sementara itu Kasi Intel Kejari Jaktim Ady Wira Bhakti SH, mengungkapkan bahwa perkara ini prosesnya sangat membutuhkan waktu yang begitu lama, sekitar 6 bulan dan akhirnya dinyatakan inkracht.

"Pemusnahan barang bukti sendiri kami laksanakan setiap 6 bulan sekali di kantor Kejari Jaktim. Banyak terdakwa yang didakwa tidak terima dari hasil perkara banding, kami melaksanakan pemusnahan barbukti ini tentu sudah berkekuatan hukum tetap, dan juga masih banyak perkara yang belum selesai putusan dari pengadilan," ungkap Ady Wira Bhakti.

Pemusnahan itu juga termasuk dati hasil rampasan, dan inkrecht dari PN-Jaktim, dan tentu harus diserahkan pada pihak kejaksaan untuk di musnakan. Dari sekian kasus tindak pidana selain narkotika, psikotropika, ada juga barang bukti berupa elektronik, obat obatan, senjata tajam, dan senjata api.

Berikut data barang bukti yang dimusnahkan diantaranya, Narkotika dan Psikotropika,
1. Ganja kurang lebih 14,5 kg. dari 77 perkara.

2. Sabu sabu kurang lebih 1,7 kg dari 613 perkara

3. Tambakau gorila 598,kg dari 6 perkara

4. Ekstacy 29,3 grm atau 106,5 butir dari 9 perkara.

5. Heroin kurang lebih 0,1909 grm dari 1 perkara.

6. Berbagai macam merek hendphone.

Senjata tajam;
1. Golok, pisau, pedang, celurit, parang, keris,
dan corbek sebanyak, 41 bilah dari 31 perkara.
 
Senjata Api
2. Airsoftgun, dan jenis senjata api lainnya dari 5 pucuk dari 5 perkara.

Obat obatan dari 7 perkara
1. Tramadol, 14,264 butir
2.Trihex 410 butir
3.Heximer 1,413 butir

Alkohol dari berbagai merek dan bahan baku miras sebanyak 2 perkara.

A Dailangi

Berita Terkait