Senin, 03 Agustus 2020 | 22:03:26 WIB

Penegak Hukum Didesak Tuntaskan Kasus Korupsi Anggran DD dan ADD di Desa Lata-lata

Senin, 29 Juni 2020 | 22:13 WIB
Penegak Hukum Didesak Tuntaskan Kasus Korupsi Anggran DD dan ADD di Desa Lata-lata

Inilah kondisi perkampungan masyarakat di desa Lata-lata, kecamatan Kasiruta Barat, kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. (FOTO: IST/LINDO)

"Tokoh Pemuda Dan Mahasiswa Desa Lata-lata Desak Penegak Hukum Bongkar Kasus Korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Senilai Miliyaran Rupiah"

TERNATE, LINDO - Tabir terbongkarnya kasus korupsi anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) senilai miliyaran rupiah yang terjadi di desa Lata-lata kini sudah mulai mengarah ketitik terang.

Ketua Aliansi Himpunan Pelajar Mahasiswa Desa Lata-lata (HIPMADEL) Arnol Faici SH, mengakui bahwa adanya kasus korupsi DD dan ADD yang terjadi di desa Lata-lata senilai miliyaran rupiah.

"Kalau media ini membongkar kasus desa Lata-lata menurut kami sudah tepat. Karena disana saat ini seluruh pembangunan yang ada di desa itu sangat terbengkalai. Saya tidak tahu apa penyebab sehingga kepala desa, BPD dan seluruh perangkatnya diam saja. Padahal setahu kami anggaran tahun lalu dan tahun ini sangat besar dan sampai sekarang terus mengalir," kata Arnol Faici dalam keterangan persnya yang diterima media ini di Ternate, Senin (29/06/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan jika ada pihak-pihak terkait ikut kebakaran jengkot dengan kasus ini, maka hal itu adalah keresahan mereka saja. Selaku pemuda dan mahasiswa dari desa Lata-lata, ia sangat berkeinginan besar agar kasus ini benar-benar menjadi perhatian serius buat aparat penegak hukum yang ada di negeri ini, baik itu kepolisian maupun kejaksaan.

"Kalau ada aparat penegak hukum mampu membongkar boroknya pemerintah desa yang ada di Lata-lata, maka tabirnya akan terbuka secara terang menderang. Kami ingin publik tahu soal kenapa desa Lata-lata tertinggal jauh dalam pembangunan desa. Dan ada apa pemerintah desa selalu menyembunyikan soal informasi tentang desa termasuk bantauan dana desa," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Arnol Faici juga mengajak pada pemuda, pelajar dan mahasiswa yang ada di desa Lata-lata maupun yang ada di kota Ternate, agar bersatu padu memberikan dukungan pada masyarakat disana yang sudah resah dengan mencuat kasus ini. HIPMADEL kata dia, sudah siap memberikan jaminan hukum pada warga yang membongkar kasus ini ke penegak hukum.

"Jangan takut dan resah terbongkarnya kasus korupsi dana desa yang dilakukan pemerintah desa Lata-lata. jangan takut karena kedepan masyarakat bisa menikmati pembangunan desa dan pemerintahan yang bersih, termasuk soal kemajuan desa. Kami berjanji akan terus mengawal kasus ini sampai ke meja hijau," tandasnya.

Dalam keterangan persnya, HIPMADEL mengungkapkan kasus korupsi DD dan ADD yang dilakukan pemerintah desa Lata-lata selama ini sengaja dikemas secara rapi dan sengaja dibuat-buat seakan-akan ada pembangunan di desa itu. Faktanya dilapangan, desa tersebut benar-benar tertinggal jauh sekali dengan desa-desa lain yang ada di kabupaten itu.

"Sebenarnya kasus ini sudah lama dipendam oleh pemerintah desa Lata-lata. Masyarakat disana sudah tahu semua itu, cuma mereka tidak mau ada masalah dan mereka juga takut melaporkan perbuatan kadesnya yang sering ofer akting dan otoriter memukul warga yang tidak sejalan dengan dia. Banyak kasus yang sudah pernah terjadi di dalam desa kami, oknum kades sering memukul warga jika ada yang menantang kebijakannya," paparnya.

Diakhir keterangannya, HIPMADEL menegaskan pihaknya akan terus mendorong dan mengawal kasus korupsi DD dan ADD di desa Lata-lata sampai ke akar-akarnya.

"Kami tidak akan tinggal diam jika warga kami disana di ancam dan di intimidasi oleh pemerintah dan kepala desa Lata-lata. Ingat, ini negara hukum, jika ada kekerasan pada warga maka anda sudah siap berhadapan dengan hukum. Sekali lagi kami ingatkan, kami tidak main-main dalam persoalan ini, kami sangat serius dan pasti kami buktikan itu," tuturnya.

ALDY M

Berita Terkait