Selasa, 24 November 2020 | 16:00:17 WIB

Kades Lata-lata Abdul Malik Gama Bantah Seluruh isi Pemberitaan

Rabu, 1 Juli 2020 | 03:14 WIB
Kades Lata-lata Abdul Malik Gama Bantah Seluruh isi Pemberitaan

Kades Lata-lata Abdul Malik Gama. (FOTO: IST-FB/LINDO)

HALSEL, LINDO - Kepala Desa Lata-lata Abdul Malik Gama membantah semua tuduhan warga dan tuduhan media ini mengenai informasi terkait dengan anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD), termasuk tuduhan dirinya soal korupsi rumah mewah, kos-kosan, tanah dan kebun miliknya yang ada di Bacan ibukota kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), provinsi Maluku Utara, Selasa (30/06/2020) sore.

Dalam pembicaraan itu, media ini difasilitasi oleh sekretaris desa (Sekdes) Lata-lata Andri. Dia menghubungkan komunikasi dengan sang kades Malik Gama dengan memberikan klarifikasi soal tuduhan media pada dirinya.

Dalam keterangannya, Kades Lata-lata ingin meluruskan semua isi pemberitaan terkait korupsi dan hal pribadinya.

"Jadi tolong pak, berita yang berkaitan dengan pribadi dan istri saya mohon dicabut, tidak usah dibuat seperti itu. Saya mohon pak, jangan muat seperti itu, kasian keluarga saya pak, saya mohon dicabut yah pak," kata kades Malik Gama pada media ini melalui sambungan teleponnya.

Sejumlah pertanyaan yang dilayangkan media ini pada kades Lata-lata, tarkait tuduhan warga soal pembangunan dermaga atau pelabuhan yang dibangun didesa Lata-lata pada tahun 2018 dengan anggaran DD/ADD senilai ratusan juta, dibanta habis oleh Malik Gama.

"Pembangunan jembatan dermaga yang ada di desa saya itu bukan anggaran DD, tapi itu anggaran lain. Jadi tuduhan warga semua itu tidak benar," tegas Malik.

Selain membantah isi pemberitaan dan membantah tuduhan warga, Malik juga meminta pada media ini agar mencabut isi seluruh dalam pemberitaan media ini. Termasuk soal pemberitaan keluarganya yang menyingging soal rumah mewah, kos-kosan, dan tanah miliknya.

"Semua itu tidak betul, dan tidak benar. Sekali lagi saya katakan semua itu tidak benar," tandasnya.

Diakhir pembicaraannya, Malik meminta kembali pada media ini agar segera menghapus isi berita dan foto keluarganya. Karena kata dia, berita itu sangat mengganggu pada privasinya.

"Tolong pak, hapus berita itu, saya mohon dihapus pak, karena hal itu tidak ada kaitan dengan pemberitaan dengan dana desa. Pokoknya saya minta dihapus beritanya. Nanti kita bertemu kalau bapak sudah ke Bacan, atau bertemu di Ternate saja," ujar Malik lagi.

Dalam keterangannya, Malik Gama hanya mendesak dan memohon agar media ini tetap menghapus isi berita tentang keluarganya.

"Mohon yah pak, kita kan mitra kerja. Bapak kerja di wartawan, saya juga bekerja atas nama pemerintah desa. Jadi sekali lagi pak, mohon dihapus berita keluarga saya. Nanti kita sama-sama bertemu untuk menjalin hubungan baik dan nanti kita bertemu yah," papar Malik.

ALDY M

Berita Terkait