Selasa, 04 Agustus 2020 | 23:30:47 WIB

Sejumlah Warga Lata-lata Laporkan Kasus Malik Gama ke Kejati Malut

Jum'at, 3 Juli 2020 | 13:47 WIB
Sejumlah Warga Lata-lata Laporkan Kasus Malik Gama ke Kejati Malut

Sejumlah warga sedang melaporkan kasus korupsi DD dan ADD desa Lata-lata di Kejati Malut, Ternate, Malut, Jumat (03/07/2020). (Foto: Aldy/Lindo)

TERNATE, LINDO - Sejumlah warga Lata-lata pada Jumat (03/07/2020) pagi mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Kejati Malut) di bilangan Stadion, kota Ternate Tengah, untuk melaporkan kasus korupsi anggaran alokasi dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) milik pemerintah desa Lata-lata yang nilainya mencapai miliyaran rupiah.

Koordinator Tim Pelapor dari warga Lata-lata, Hasan Maici Spd, mengatakan kedatangan mereka hari ini adalah melakukan pelaporan korupsi dana desa Lata-lata senilai miliaran rupiah yang dilakukan oleh kepala desa Lata-lata Abdul Malik Gama dan seluruh perangkatnya, termasuk ketua dan anggota BPD desa Lata-lata.

"Kedatangan kami hari ini di kantor Kejati Malut adalah melaporkan dugaan korupsi dana desa Lata-lata senilai miliaran rupiah, termasuk melaporkan suadara Malik Gama, Adenan Gama dan seluruh perangkatnya yang telah melakukan penyalahgunaan jabatan dan wewenangnya sebagai kades dan ketua BPD di desa Lata-lata," kata Hasan usai menemui penyidik Kejati Malut.

Lebih lanjut, Hasan menegaskan penyerahan data itu adalah bukti pemula untuk membongkar kasus besar lainnya yang dilakukan oleh kades Malik Gama di desa Lata-lata. Penyidik Kejati Malut kata dia, berjanji akan memproses laporan mereka secepatnya. Termasuk akan mempelajari data-data yang sudah masuk di Kejati Malut.

"Tadi, pihak Kejati sudah berjanji akan memproses pelaporan kami, termasuk berjanji akan menindaklanjuti data-data kami ke pimpinan Kejati untuk dipelajari. Jadi tunggu saja tanggal mainnya," tegas Hasan.

Sementara itu, Aldi Abbas dalam rombongan itu juga menegaskan pihaknya tetap berupaya mendorong Kejati Malut agar kasus Kades Malik diproses secara hukum agar kasus ini bisa ada titik tang.

"Tadi pihak Kejati sudah katakan bahwa tidak ada orang yang kebal hukum, semua pejabat baik itu kepala desa dan BPD yang terlibat hukum akan ditindak, tidak ada pandang bulu, mereka tetap akan diproses," ujar Aldy meniru pernyataan pihak Kejati Malut.

Dalam kesempatan itu, Aldi berharap bahwa jika kasus korupsi yang terjadi di desa Lata-lata ini terbongkar maka, semua harapan warga terkait dengan kasus Malik Gama ini menjadi contoh bagi pemberantasan tidak pidana korupsi yang ada di desa-desa lain yang ada di Maluku Utara.

"Kalau Kejati Malut berhasil membongkar kasus korupsi DD dan ADD yang ada di desa Lata-lata ini, maka saya yakin bahwa para kepala desa yang ada diseluruh Malut ini bisa ambil contoh yang baik buat membangun desa mereka," tandas Aldi.

Ia berharap dalam pelaporan ini, Kejati Malut bisa lebih cepat lagi bergerak dan melakukan penyelidikan dugaan korupsi yang dilakukan kades Lata-lata Malik Gama dengan kroninya.

"Dalam pelaporan kami tadi banyak sekali keluhan yang kami sampaikan pada pihak jaksa soal pemerintah desa Lata-lata dan sepak terjang Malik Gama Cs. Saya yakin dan optimis bahwa Malik Gama akan ditangkap dan dipenjarakan," ujar Aldi.

CAKEN

Berita Terkait