Kamis, 03 Desember 2020 | 16:43:21 WIB

Proses Hukum Jalan, Hipmadel Himbau Masyarakat Lata-lata Tenang

Rabu, 8 Juli 2020 | 00:43 WIB
Proses Hukum Jalan, Hipmadel Himbau Masyarakat Lata-lata Tenang

Suasana pembangunan jembatan yang dibangun menggunakan Alokasi dana desa. (Foto: Armin/Lindo)

TERNATE, LINDO - Pelaporan beberapa warga dari desa Lata-lata soal dugaan kasus korupsi yang ditujukan pada kepala desanya Abdul Malik Gama pada Jumat (03/07/2020) kemarin, suasana di desa Lata-lata saat ini kondisinya aman terkendali.

Sesuai pengamatan media ini didesa tersebut, masyarakat disana baik yang beraktifitas dikebun, nelayan, maupun di dalam desa dilaporkan berjalan aman dan lancar. Tidak ada arahan massa atau gerakan warga yang mencurigakan dari warga, hanya saja pengumuman dari sekretaris desa soal pembagian bantuan langsung tunai (BLT) pada warga yang terdapampak bahaya covid-19 yang ada di desa Lata-lata akan dibagikan pada Rabu (08/07/2020) siang.

Informasi yang dihimpun kepala desa Lata-lata, ketua BPD, dan imam masjit Lata-lata akan tiba di desa tersebut pada pagi hari dan merencanakan membagikan BLT pada warganya. Namun perihal soal BLT hingga pagi ini belum ada kejelasan dari pemerintah desa soal dana apa yang dibagikan untuk masyarakatnya.

Karena desanya sedang bermasalah, maka pembagian BLT untuk warga Lata-lata saat ini sedang dipending oleh pemerintah kabupaten Halmahera Selatan. Kades Lata-lata Abdul Malik Gama, pada Selasa (07/07/2020) pagi dilaporkan sempat berdebat dengan bendaharanya Inggrit Tuepo soal pencairan dana BLT itu.

Entah, apakah dana tersebut bisa dicairkan melalui oleh kades Malik Gama di bank atau tidak, namun yang jelas, bendahara desa Lata-lata Inggrit Tuepo masih bersekukuh tidak mau bersedia ikut-ikutan dan terlibat mencairkan anggaran tersebut. Sang bendahara itu memilih untuk tidak mau terlibat lebih jauh, karena yang ia tahu desanya saat ini sedang bermasalah yang disidik oleh pihak Kejaksaan Tinggi Malut.

Sementara itu, ketua himpunan pelajar mahasiswa desa Lata-lata (Hipmadel) Arnol Faici barharap agar pada semua pihak baik itu masyarakat, tokoh agama, ataupun tokoh masyarakat sebaiknya bisa menahan diri dan bisa bersabar soal proses hukum. Jangan membuat isu-isu miring soal informasi yang menyesatkan warga, nanti citra dan reputasi anda bisa ditaruhkan di depan hukum.

Soal kasus korupsi DD dan ADD yang sudah dilaporkan ke Kejati Malut, Arnol hanya mengajak pada semua pihak, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat dan para kaur pemerintahan, baik itu Ketua BPD beserta anggotanya agar tidak terpengaruh dengan adanya isu-isu miring lalu memperkeruh suasana desa untuk mengganggu pikiran masyarakat yang sedang beraktifitas didesanya.

Mari kita sama-sama membangun desa Lata-lata agar kedepan desa tersebut bisa mencapai sasaran yang positif, sehingga hal itu menjadi percontohan yang baik bagi desa-desa lain.

ALDY M

Berita Terkait