Kamis, 29 Oktober 2020 | 09:50:40 WIB

Polda Malut Siap Perketat Pilkada Di Enam Desa Halut-Halbar

Sabtu, 11 Juli 2020 | 09:18 WIB
Polda Malut Siap Perketat Pilkada Di Enam Desa Halut-Halbar

Ilustrasi - Polisi mengamankan pendistribusian logistik pilkada serentak. (Foto: Antara/Lindo)

TERNATE, LINDO - Kepolisian Daerah Provinsi Maluku Utara bakal memperketat pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada tanggal 9 Desember mendatang
di perbatasan enam desa antara Halalamhera Utara dan Halmahera Barat.

Demikian hal itu ditegaskan Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rojikan di Ternate, Malut, pada Jumat (10/07/2020). Adip mengemukakan,
terkait pengamanan perbatasan di enam desa Halut-Halbar juga menjadi prioritas. Oleh karena itu, penempatan personil akan dipertebal agar tidak mengganggu ganguan kamtibmas disaat pemilu berjalan.

“Enam desa tentunya juga jadi prioritas bapak kapolda. Sehingga konflik perbatasan itu tidak menggangu proses pilkada serentak nantinya,” katanya.

Selain itu sambung Adip, polda juga mengambil langkah-langkah untuk mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil menyelesaikan status enam desa tersebut.

“Soal antisipasi bila mana terjadinya masalah hukum di 6 desa, tentunya proses pengamanannya akan lebih diperketat untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” ungkapnya.

Kendati demikian, Adip belum merinci jumlah kekuatan personil yang akan ditempatkan enam desa tersebut.

“Jumlah personil tentunya tentatif. sampai saat ini masih dipetakan termasuk daerah yang dianggap paling rawan,” paparnya.

Daerah yang dianggap rawan lanjut Adip, tentunya penempatan personil akan dipertebal jika itu menggangu kamtibmas. Begitu pun sebalinya bila mana daerah kurang rawan personil akan dikurangi.

Untuk itu Lanjut Adip, Atas nama Kepolisan Polda Maluku Utara berharap agar masyarakat Maluku utara pada umumnya dan khususnya masyarakat di enam desa diperbatasan antara Halut Halbar sama-sama menciptakan situasi yang kondushif jelang pilkada.

“Regulasi sudah atur. Baik dalam aturan pilkada maupun peraturan-peratuan lainya yang sifat mengganggu kamtibmas. Sama-sama harus ciptakan kindusifitas jelang pilkada ini, apalagi saat ini ditengah pandemi Covid 19,” imbuhnya.

LI/AD

Berita Terkait