Senin, 03 Agustus 2020 | 21:33:40 WIB

MoU Dengan OK OCE, BPJAMSOSTEK Optimis Tingkatkan Cakupan Peserta

Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:20 WIB
MoU Dengan OK OCE, BPJAMSOSTEK Optimis Tingkatkan Cakupan Peserta

(FOTO : BPJAMSOSTEK/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJAMSOSTEK) Batam Nagoya, berupaya meningkatkan cakupan peserta melalui kerjasama dengan Organisasi Sosial One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship atau yang lebih dikenal dengan OK OCE.

Kerjasama tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Kepala Kantor BPJAMOSTEK Batam Nagoya, Surya Rizal dan Kordinator Nasional OK OCE Progresif Ilyas Karta, di Batam, Propinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (9/7/20).

Kordinator Nasional OK OCE Progresif Ilyas KartaIlyas mengatakan, OK OCE merupakan lembaga sosial yang merangkul membina pelaku usaha Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan pedagang kaki lima, yang bertujuan untuk menciptakan kemandirian dengan membangun pusat kewirausahaan di tingkat kabupaten, guna memperkuat produk-produk UMKM serta menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya dengan mengutamakan tenaga kerja lokal.

“OK OCE dan BPJAMSOSTEK  memiliki visi yang sejalan yakni bersama-sama menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan bagi para pekerja atau pelaku UMKM," terang Ilyas

Karena lanjutnya, kali pertama dilaksanakan, maka OK OCE Progresif Batam akan menjadi pioneer kerjasama perlingungan Jaminan Sosial kepada pengusaha UMKM yang menjadi binaan OK OCE.

Senada dengan yang disampaikan Ilyas Karta, Kepala Kantor BPJAMOSTEK Batam Nagoya, Surya Rizal  mengatakan, selain perlindungan jaminan sosial, bentuk kerjasama antara pihaknya dan OK OCE tersebut antara lain pembentukan Kantor Perisai OK OCE Progresif dan Agen Perisai anggota binaan OK OCE yang terintegrasi seluruh Indonesia.

Nantinya akan ditunjuk pelaku usaha UMKM binaan OK OCE untuk menjadi agen perisai sebagai perpanjangan tangan dari BPJAMSOSTEK dalam mengimplentasikan program Jaminan Sosial kepada seluruh pelaku UMKM.

“Nantinya seluruh UMKM akan terintegrasi akuisisinya melalui Kantor Perisai OK OCE Progresif Batam sebagai pioneer, dan para agen perisai yang telah ditunjuk memastikan bahwa setiap pelaku UMKM telah menjadi peserta dan terdaftar kedalam program perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," jelas Surya.

Menurut data online sistem di Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, terdapat sebanyak 81.486 UMKM di kota Batam. Melalui kerjasama antara pihak BPJAMSOSTEK dan OK OCE, Surya merasa optimis bisa mewujudakan perlindungan jaminan sosial kepada pelaku UMKM tersebut.

Ia mengaku, program BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan program pemerintah yang harus kita dukung dalam implementasinya, karena hal itu merupakan hak normative para pekerja untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial.

“Perlu adanya dukungan dari pemerintah, stake holder dan pihak – pihak terkait lainya dalam mewujudkan hal itu, diharapakan kedepannya coverage perlindungan jaminan sosial bagi pekerja bisa  terwujud secara merata di kota Batam," ujar Surya. (ARMAN R)

Berita Terkait