Senin, 25 Januari 2021 | 15:27:45 WIB

SMK KAL-1 Hadiri Pembukaan MPLS Tingkat Propinsi Jawa Timur

Senin, 13 Juli 2020 | 13:15 WIB
SMK KAL-1 Hadiri Pembukaan MPLS Tingkat Propinsi Jawa Timur

(FOTO : YHT/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) peserta didik baru tahun pelajaran 2020/2021 Propinsi Jawa Timur (Jatim) dibuka secara resmi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jatim, Senin (13/7/20). Dengan menghadirkan beberapa perwakilan siswa kelas X dari beberapa SMA/SMK Negeri maupun Swasta yang berada di Jatim.

Pembukaan berlangsung secara hikmad di awali laporan dari Perwira Upacara  Guntur Romadhani siswa kelas XI jurusan Teknik Kendaraan Ringan ( TKR) dari SMK KAL-1 Surabaya yang telah di siapakan oleh panitia, kemudian menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan Pembacaan teks Pancasila oleh  Dino Surya Wijaya dari SMAN Taruna Bayangkara Banyuwangi.

Dilanjutkan dengan Ikrar Siswa oleh  Ketua OSIS Jatim Ja’far Elyas dari SMAN Taruna  Nala Malang, lalu laporan Wakhid Wahyudi selaku Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Propinsi Jatim. Seluruh perwakilah siswa yang hadir di acara tersebut didampingi oleh Kepala Sekolah masing-masing  .

MPLS cecara Virtual tahun pelajaran 2020/2021 se Propinsi Jatim  diikuti oleh 400 ribu peserta didik baru jenjang SMA/SMK, terdiri dari 423 SMA Negeri, 1.118 SMA Swasta, 297 SMK Negeri serta 1.821 SMK Swasta. 

Mereka ini akan mengikuti  MPLS secara daring bagi yang lokasi sekolahnya masih berstatus zone Merah masa pandemi Covid-19 berdasarkan kebijakasanaan dan ketentuan dari pusat. Bagi sekolah  berada pada zone hijau di ijinkan untuk melaksanakan MPLS metode tatap muka dengan persyaratan ketat  berdasarkan Surat Keputusan bersama Empat Menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama , Menteri Kesehatan dan Menteri  Dalam Negeri.


Kadisdik Jatim mengatakan, MPLS tahun pelajaran 2020/2021, akan berlangsung selama 3 hari dan bagi sekolah boleh menambah  2 hari untuk persiapan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19, disesuaikan dengan kebutuhan sekolah masing-masing. 

Gubernur Jatim dalam sambutannya, yang disampaikan secara Teleconfenrce yang di monitor oleh SMA/SMK se Jatim menyampaikan, pelaksanaan MPLS daring dilaksanakan berdasarkan kebijakan dari pusat.

Bagi sekolah yang berada di zone merah menurutnya, MPLS belum bisa dilaksanakan seperti ditahun sebelumnya, karena kondisi masih belum memungkinkan. Metode daring ini dilakukan agar peserta didik baru  dapat melaksanakan  kegiatan  sekolah.
 
“Kita seluruh insan pendidikan tetap optimis dan semangat selama proses pendidikan meski harus di lakukan secara daring, mudah-mudahan pandemi Covid-19 segera berakhir dan para siswa dapat mengikuti kembali belajar di sekolah," harapnya.

Kepala Sekolah Letkol Laut (KH) Drs Ambar Kristiyanto, M.Si  yang baru 6 bulan duduk sebagai orang nomor wakhid di sekolah yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Hang Tuah (YHT) Cabang Surabaya ini, telah membangun kepercayaan di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya, sehingga dalam pelaksanaan upacara  pembukaan MPLS  di buka oleh Gubernur Jatim tersebut seraca Virtual  di Grahadi Surabaya, SMK KAL-1 Surabaya mendapat kepercayaan perwakilan siswanya menjadi Perwira Upacara dan seluruh rangkaian upacara Pembukaan MPLS secara Virtual di Jawa Timur dapat berjalan sesuai rencana. (ARMAN R)

Berita Terkait