Jumat, 25 September 2020 | 03:21:18 WIB

Dipimpin Eko Daryanto, BBPPK Dan PKK Lembang Banyak Melakukan Pembenahan Balai

Senin, 3 Agustus 2020 | 13:39 WIB
Dipimpin Eko Daryanto, BBPPK Dan PKK Lembang Banyak Melakukan Pembenahan Balai

Salah salah ruang fasilitas Inkubasi Bisnis BBPPK dan PKK Lembang. (FOTO : ARMAN/LINDO)

BANDUNG, LINDO - Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK dan PKK) Lembang sejak Oktober 2019 lalu sampai saat ini, banyak melakukan perubahan dalam pembenahan balai, mulai penataan ruang lingkungan kerja, penyediaan ruang perpustakaan, Pemanfaatan optimal fungsi Ruang Informasi Inkubasi bisnis bagi masyarakat yang ingin berwirausaha, sampai dengan pembenahan Kebun Ciburial yang menjadi tempat praktek peserta Inkubasi bisnis atau Pembekalan Kewirausahaan.

"Banyak sekali perubahan di BBPPK dan PKK Lembang pada segala bidang, mulai Oktober 2019 sampai sekarang. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ibu Ida Fauziyah yang datang BBPPK dan PKK Lembang pada pertengahan Juli 2020, kagum dengan konsep dan pembenahan yang dilakukan Kepala BBPPK dan PKK Lembang Pak Eko Daryanto, karena sesuai dengan keinginan Bu Menteri yang berkaitan dengan perluasan kesempatan kerja, untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran," kata Kabid Program dan Evaluasi BBPPK dan PKK Lembang, Agus Wijayanto Kepada Lindo, di kantor BBPPK dan PKK Lembang, Jawa Barat, Kamis (30/7/20).

Pembenahan balai tersebut lanjutnya, dimulai pada Oktober 2019 yang dipimpin Eko Daryanto, dengan merangkul dan memotivasi pimpinan dan karyawan balai, untuk komitmen melakukan pembenahan yang sifatnya partisipasi, gotong royong dan adanya kebersamaan, baik pada jam kantor maupun diluar jam kantor. Bahkan karyawan diberikan insentif yang berpartisipasi diluar jam kantor.

Sasaran pembenahan BBPPK dan PKK, antara lain renovasi fasilitas balai, seperti kantor, asrama penginapan peserta Inkubasi bisnis, pengadaan ruang Perpustakaan dan memfungsikan Ruang Informasi Inkubasi bisnis sebagaimana mestinya sebagai tempat masyarakat berkonsultasi masalah wirausaha, sehingga dari Ruang Informasi Inkubasi Bisnis ini, Balai dapat memberikan solusi apa yang menjadi kendala masyarakat dalam berwirausaha.

"Masyarakat yang ingin mengikuti Inkubasi Bisnis atau Pembekalan Kewirausahaan dapat berkonsultasi ke BBPPK dan PKK Lembang, yang tentunya melewati tahap - tahap prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yaitu masyarakat mengajukan proposal untuk mendapatkan Inkubasi Bisnis, lalu kita verifikasi administrasi. Setelah lulus verifikasi, masyarakat bisa mengikuti Inkubasi Bisnis atau Pembekalan Kewirausahaan," terang Agus

Adapun lanjutnya, tahap seleksi inkubasi bisnis BBPPK dan PKK : 1. Sosialisasi dan Pendaftaran, 2. Seleksi administrasi dan substansi, 3. Pengumuman seleksi substansi, 4 workshop enterpreunership, 5. Seleksi presentasi, 6. Fact finding, 7. Pengumuman seleksi presentasi, 8 penetapan dan pengumuman, 9. Kontrak tenant dengan balai, 10. Pendampingan, dan 11. monitoring dan evaluasi.

Agus menjelaskan, dalam inkubasi bisnis ini, setiap peserta mendapat bimbingan dan pelajaran mengenai manajemen bisnis, motivasi bisnis (membangkitkan semangat, memahami karakter usaha dan mengeksekusi ide). Kemudian mempelajari manajemen usaha, manajemen produktif dan koperasi dan bisnis model canvas (perencanaan bisnis, actionn plan), dimana sebelumnya para peserta yang telah berwirausaha tidak pernah belajar mengenai ilmu tentang usaha dan bisnis.

Ketika Lindo melihat langsung Ruang Informasi Inkubasi Bisnis BBPPK dan PKK, terdapat antara lain :  Consultation Room I, Consultation Room II, Tenant Room, Business Incubation data and information room, Creative desk dan ruang Processing Machines and tools.

Terlihat juga dalam ruangan Informasi Inkubasi Bisnis, yaitu lukisan pada tembok kiri dan tembok kanan di ruang Consultation Room I, yang menggambarkan Lukisan usaha/wirausaha konvensional pada tembok sebelah kiri dan lukisan sebelah kanan yang menggambarkan usaha yang mengarah Digitalisasi.

"Orang yang mau berwirausaha tapi tidak tahu pemasarannya seperti apa, bisa konsultasi di sini (ruangan Informasi Inkubasi Bisnis). Ruangan ini juga untuk konsultasi pelayanan bantuan modal, masalah pengepakan barang. Ruangan ini juga baru dimanfaatkan saat Pak Eko Daryanto memimpin BBPPK dan PKK Lembang," terang Agus.

Tidak ketinggalan tambahnya, BBPPK dan PKK Lembang menyediakan fasilitas perpustakaan bagi peserta Inkubasi Bisnis disela waktu pembekalan untuk membaca buku seputar kewirausahaan dan kebijakan menteri terkait hal tersebut untuk menambah wawasan peserta.

Menurut Agus, yang tak kalah pentingnya dalam Inkubasi Bisnis ini adalah pembenahan Kebun Ciburial milik BBPPK dan PKK Lembang ini seluas 2,5 Hektar (Ha) yang menjadi tempat praktek lapangan Inkubasi Bisnis bidang pertanian dan peternakan.

"Kebun Ciburial ini sebelumnya adalah sebagian adalah semak belukar, yang terlihat hanya kelihatan hanya Kebun Kopi  dan kolam. Tapi setelah Pak Eko memimpin BBPPK dan PKK, Kebun Ciburial ini disulap oleh beliau, ada tempat beternak, kambing, ayam, itik dan unggas lainya untuk magang peserta pembekalan Inkubasi Bisnis.  Ada juga untuk bidang perikanan, seperti mengenai pembekalan budidaya ikan hias, Lobster dan lainnya,” ungkap Agus. (ARMAN R)  

.

Berita Terkait