Selasa, 24 November 2020 | 16:55:53 WIB

Ratusan Warga Lata-lata Buat Pernyataan Sikap Turunkan Kades Abdul Malik Gama

Minggu, 30 Agustus 2020 | 14:11 WIB
Ratusan Warga Lata-lata Buat Pernyataan Sikap Turunkan Kades Abdul Malik Gama

Sejumlah warga sedang melakukan rapat di pasar desa Lata-lata, kec Kasiruta Barat, kab Halsel, Minggu (03/08/2020. (Foto: Arnol/Lindo)

HALSEL, LINDO - Ratusan warga Lata-lata pada Minggu (23/08/2020) kemarin, melakukan rapat terbuka dan mengundang kepala desa Abdul Malik Gama berserta perangkatnya dalam acara itu. Namun sayangnya, dalam rapat itu kepala desa dan kaur-kaurnya tidak bisa hadir karena alasan rapat tersebut ilegal dan tidak ada ijin dari kepala desa Lata-lata.

Rapat yang dipimpin oleh perangkat adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan warga masyarakat itu di lakukan dibangunan pasar milik desa Lata-lata. Semua warga hadir dalam acara itu, ingin memastikan apakah kasus korupsi yang selama ini dilaporkan ke aparat penegak hukum benar-benar terindikasi atau tidak.

Acara yang dimulai pukul 14.00 Wit, itu dengan penyampaian tokoh agama soal informasi yang saat ini menghebohkan desanya. Ada beberapa orang mahasiswa dari desa itu juga ambil bagian untuk menyampaikan pandangan soal kasus korupsi yang dialami kadesnya.

Rapat sangat alot ketika sesi tanya jawab yang disampaikan oleh kuasa hukum warga Aad Aldy Madjit SiP. Mereka sangat antusias mengeluhkan perasaan mereka soal desanya, termasuk soal korupsi yang melanda kades Malik Gama.
Sesi tanya jawab yang dikeluhkan warga itu antara lain soal nasib pemerintahan desa dan pembangunan desa apakah masih lanjut dibawah pimpinan Malik Gama atau disudahi saja.

Mereka umumnya menginginkan agar kedes Abdul Malik Gama segera turun dari jabatan sebagai kepala desa. Mereka merasa muak dan sudah tidak mau lagi negerinya hancur karena ulah sang pemimpin diktator yang diterapkan Abdul Malik Cs selama ini di desa Lata-lata.

Disesi akhirnya, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan warga setempat akhirnya membuat pernyataan dan membubuhkan tanda tangan dalam kesepakatan yang disebut petisi atau pernyataan sikap agar bupati Halsel Bahrain Kasuba segera memecat atau menonaktifkan saudara Abdul Malik Gama dari jabatan Kades Lata-lata dalam waktu singkat.

Sementara dalam petisi itu, para tokoh dan warga meminta pada aparat penegak hukum segera memproses kasus korupsi yang melibatkan kades serta perangkatnya, ketua BPD dan anggotanya. Agar mereka semua diberikan proses hukum seadil-adilnya hingga ke pengadilan, agar mereka semua bisa merasakan hukuman penjara jika uang dana desa yang dimakan. Harus ada efek jerah pada para koruptor yang telah makan uang dana desa selama mereka berkuasa.

Petisi atau surat pernyataan sikap soal kadesnya telah diserahkan pada bupati Bahrain Kasuba melalui staf bupati di kantor bupati Halsel, pada Selasa (25/08/2020) siang. Dalam surat pernyataan itu mereka juga meminta pada DPRD Halsel dan Inspektorat Halsel agar segera turun melihat kondisi desanya melalui surat hearing bersama pemda Halsel yang diajukan pada dewan baru-baru ini.

ARMIN

Berita Terkait