Jumat, 23 April 2021 | 03:49:09 WIB

Paripurna Pengajuan Ranperda APBD-P 2020 Oleh Pemda Halut Dilaksanakan Secara Virtual.

Kamis, 3 September 2020 | 09:51 WIB
Paripurna Pengajuan Ranperda APBD-P 2020 Oleh Pemda Halut Dilaksanakan Secara Virtual.

Kantor Bupati Halmahera Utara (Istimewa)

LINDO HALUT - Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) tahun 2020 resmi di ajukan Oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Utara ke DPRD melalui Rapat Paripurna yang dilakukan secara Virtual,  Rabu (2/9/20). 


Dalam Pidato nya, Ketua DPRD Halut  Yulius Dagilaha mengatakan, bahwa Revisi anggaran  merupakan hal yang wajib dilakukan dalam berpemerintahan. 


Yang mana perubahan anggaran  debagai upaya untuk melakukan penyesuaian kembali atas perkembangan dan perubahan keadaan kondisi daerah," jelas Ketua DPRD.


Ketua DPRD berharap dengan Perubahan APBD tahun 2020 dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan anggaran dalam pembiayaan daerah terhadap kebutuhan mendasar,  intinya kami berharap perubahan APBD dilakukan secara Objektif, Efektif dan Efisien untuk demi kemajuan Daearah, " harapnya. 


Ia menambahkan,  pengajuan Ranperda Perubahan APBD tahun 2020 yang telah diterima selanjutnya akan di bahas bersama TAPD dan Banggar DPRD,  dan dalam pembahasan ini akan difokuskan pada kesesuaian angka angka antara dokumen KUPA-PPAS yang angkanya telah disepekati pada beberapa waktu yang lalu, " ungkapnya. 


Selain itu Bupati Halut Frans Manery dalam sambutannya menyampaikan,dalam rangka penyampaian pengantar notakeuangan atas rancangan peraturan daerah tentang peraturan daerah tentang perubahan APBD Halut tahun anggaran 2020.


Frans mengatakan,penyusunan perubahan APBD tahun anggaran 2020 bukan hanya disebabkan oleh bertambahnya atau berkurangnya target penerimaan pendapatan maupun bertambahnya belanja yang sudah ditetapkan. Melainkan juga untuk disinkronisasi program dan kegiatan yang ada dengan mempertimbangkan sisa waktu tahun anggaran belanja. Hal ini juga dilakukan dengan tetap berpedoman pada Permendagri Nomor :33 Tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2020.


Adapun perubahan pendapatan dan belanja dapat dijelaskan. 1. Pendapatan Daerah total pendapatan daerah sebelum perubahan sebesar Rp.1.171.721.055.955.85. Setelah perubahan menjadi Rp.1.065.443.099.480.24. Dan penurunan (9,07) persen atau sebesar Rp.106.277.956.475.61 Pengurangan pada postur pendapatan ini juga,lebih dipengaruhi oleh PAD,Pengalokasian Dana Perimbangan,dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.


Untuk rincian postur Pendapatan Daerah,sebagai berikut. Kesatu,Pendapatan Asli Daerah sebelum perubahan sejumlah Rp.202.697.909.806,35, setelah perubahan menjadi Rp.176.983.651.619,74. Kedua. Dana Perimbangan sebelum perubahan senilai Rp.722.888.540.000,00 setelah perubahan menjadi Rp.656.571.379.711,00. Ketiga. Lain-Lain Pendapatan Daerah yang sah sebelum perubahan sejumlah Rp.246.134.606.149,50 dan setelah perubahan menjadi Rp.231.888.068.149,50.


Sementara itu,untuk Belanja Daerah,Tahun anggaran 2020 sebelum perubahan sebesar Rp.1.205.883.729.880.57 setelah perubahan sebesar Rp.1.089.796.587.097.85 itu mengalami penurunan (9,63) persen atau sebesar Rp.(116.087.142.782.72). Dari uraian tersebut diatas dapat kami sampaikan bahwa selisih antara pendapatan dan belanja daerah mengalami defisit sebesar Rp.(24.353.487.617.61) atau sebesar 4,77%.


Berikut rinciannya,Kesatu,Belanja tidak langsung sebelum perubahan senilai Rp.572.808.913.870,20 setelah perubahan menjadi Rp.617.836.013.170,06. Kedua,Belanja langsung sebelum perubahan sejumlah Rp.633.074.816.010,37 setelah perubahan menjadi Rp.471.960.573.927,79 


Untuk Pembiayaan Daerah,jumlah penerimaan pembiayaan daerah sebelum perubahan adalah sebesar Rp.40.162.673.924.72 setelah perubahan Rp.55.153.487.617.61 itu mengalami kenaikan sebanyak 37,33 persen atau sebesar Rp.14.990.813.692.89 serta pengeluaran pembiayaan sebelum perubahan sebesar Rp.6.000.000.000,00 Miliyar dan setelah perubahan menjadi Rp.30.800.000.000,00,mengalami kenaikan 413,33 persen atau sebesar Rp.24.800.000.000,00.


Bupati juga menyampaikan, apresiasi kepada pimpinan beserta Anggota DPRD Halut atas kerjasama dan komunikasi yang terjalin baik selama ini ,sehingga secara bersama-sama dapat membangun sinergitas yang konstruktif. 


"Besar harapan kami semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama seluruh proses penyusunan perubahan APBD tahun 2020 dapat diselesaikan. sehingga rancangan perubahan APBD ini bisa segera di tetapkan menjadi Perda ," harapnya.  ( jef )

Berita Terkait