Selasa, 24 November 2020 | 15:58:23 WIB

Laporan Fiktif, Warga Kaget LPJ Malik Gama Dipaparkan Dihadapan Dewan

Kamis, 3 September 2020 | 18:10 WIB
Laporan Fiktif, Warga Kaget LPJ Malik Gama Dipaparkan Dihadapan Dewan

(Foto: Aldy/Lindo)

HALSEL, LINDO - Laporan Pertaggung Jawaban (LPJ) dari kepala desa Lata-lata Abdul Malik Gama yang dibacakan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan (Halsel) Fadila Mahmud dihadapan warga saat hearing antara warga Lata-lata bersama, Komisi I DPRD Halsel, Kepala Dinas DPMD kab Halsel, Kepala Inspektorat kab Halsel di ruang rapat Komisi I DPRD, Labuha Bacan, Halsel, Kamis (03/09/2020).

Saat pembacaan materi LPJ dihadapan warga, Wakil Ketua Komisi I DPRD Fadila Mahmud menyebutkan soal peternakan kambing, dan peternakan ayam yang telah dikelola oleh kepala desa Lata-lata pada tahun 2018-2019 yang ada di desa Lata-lata, kecamatan Kasiruta Barat, kabupaten Halmahera Selatan adalah pemalsuan data.

"Sebenarnya ada peternakan apa didesa kami yang dikelola oleh kades Lata-lata yah. Masa sih, ada peternakan kambing dan ayam di desa kami, tidak salah itu, ada isi LPJ-nya Malik Gama di Lata-lata. Perlu inspektorat dan dewan harus turun ke desa kami untuk memastikan peternakan yang dikelola oleh kades Abdul Malik Gama," kata Sekretaris Aliansi Masyarakat Desa Lata-lata, Hadjija Gama usai rapat hearing dengan dewan di ruang rapat komisi I DPRD Halsel.

Dalam kesempatan itu, Hadjija ingin memastikan pada dewan bahwa apa yang dituangkan dalam LPJ Malik adalah pebohongan publik. Selama ia tumbuh dewasa di desa itu, tidak ada satupun warga disana yang memelihara dua ekor hewan tersebut. Bahkan Hadjija bisa memastikan dua ekor hewan yang ada diesa Lata-lata yang dipeternakan oleh pemerintah desa hanyalah informasi sesaat dan tidak ada hewan atau peternakan yang begitu banyak dipaparkan oleh dewan soal LPJ.

"Saya sudah cek dilapangan tidak ada ayam dan kambing yang dipeternakan di desa Lata-lata. Dan saya pastikan kalau inspektorat dan dewan nanti turun ke desa kami tidak akan temukan dua hewan itu yang Malik Gama sudah dipeternakan di desa Lata-lata. Biar anda cari menggunakan alat canggihpun tidak akan temukan hewan yang dimaksud," ujar Hadjija lagi.

Hal yang sama juga ditegaskan Bendahara Desa Ingrit Tuepo. Menurut dia, LPJ Malik Gama soal penyebutan peternakan hewan kambing dan ayam adalah laporan asal-asalan Malik Gama saja. Namun yang jelas semua LPJ yang diserahkan kades Lata-lata pada dewan tadi adalah sebuah laporan fiktif.

"Saya ikuti paparan ibu dewan tadi soal peternakan kambing, peternakan ayam dan lahan yang dikelola oleh kades Lata-lata di desa saya tidak ada sama sekali realisasi fiiknya dilapangan. Kalau anda tidak percaya dengan keterangan saya, silahkan datang dan cek isi laporan LPJ yang Malik sampaikan itu," tegas Ingrit.

Dalam laporan itu, Ingrit mengakui bahwa ia sangat kaget dan sangat heran isinya LPJ Malik Gama. Untuk itu, dia berharap agar nanti tim inspektorat dan dewan Halsel turun kelokasi maka yang pertama-tama yang dicari adalah isi peternakan dan lahan yang telah dikelola oleh kades Lata-lata itu.

"Kalau sampai tim inspektorat dan dewan bisa temui apa yang telah dilaporkan kades dalam LPJ itu maka, saya pastikan nanti tim lah yang akan kesulitan dan pusing menghadapi apa yang disebut kades dalam laporannya," tuturnya.

ARSYEL

Berita Terkait