Jumat, 23 April 2021 | 02:19:40 WIB

Temui Ketum PBNU, Menaker Ida Jelaskan UU Cipta Kerja Tetap Lindungi Pekerja

Minggu, 11 Oktober 2020 | 20:24 WIB
Temui Ketum PBNU, Menaker Ida Jelaskan UU Cipta Kerja Tetap Lindungi Pekerja

(FOTO : HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, menemui Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj, beserta jajaran pengurus PBNU di Jakarta, Sabtu Malam (10/10/20).

Menaker Ida menyampaikan, kedatangannya ke rumah Kiai Said dalam rangka silaturahim dan memberikan penjelasan tentang Omnibus Law Undang - Undang (UU) Cipta Kerja, khususnya terkait klaster ketenagakerjaan yang tengah menjadi perhatian banyak pihak.

"Kami jelaskan kepada beliau tentang klaster ketenagakerjaan di UU Cipta Kerja. Kemudian kami mendiskusikannya karena beliau juga bersama pengurus PBNU yang lain," kata Menaker Ida.

Menurutnya, setelah didiskusikan, Kiai Said menjadi lebih memahami duduk persoalan. Ida pun memastikan, pemerintah menjamin perlindungan terhadap hak-hak buruh.

"Setelah berdiskusi dengan beliau tentang klaster ketenagakerjaan, saya kira beliau mengerti dan yang harus didorong adalah memastikan perlindungan," ucap menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Merespons Menaker Ida, Kiai Said menyatakan, pihaknya akan tetap mengajukan uji materi atau judicial review UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konsititusi.

Seusai menemui Kiai Said, Menaker Ida berencana berkeliling ke berbagai elemen masyarakat lain untuk membahas hal yang sama. "Dialog sosial dan silaturahmi akan saya terus lakukan terutama kepada stakeholder ketenagakerjaan," ujar Ida.

Setalah disahkan dalam rapat paripurna DPR RI pada tanggal 5 Oktober lalu, Menaker Ida menyatakan bahwa ia ditugaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merumuskan sejumlah Peraturan Pemerintah (PP) yang akan menjadi turunan dari UU terkait klaster ketenagakerjaan.

Menurutnya, pemerintah sangat terbuka kepada Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) selama proses perumusan. Bahkan pihaknya mengundang (SP/SB) untuk memberikan masukan. (ARMAN R)

Berita Terkait