Sabtu, 28 November 2020 | 08:57:57 WIB

Relawan Jujur di Desa Akelamokao Tidak Gentar Ancaman Tim Sukses Damai

Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:32 WIB
Relawan Jujur di Desa Akelamokao Tidak Gentar Ancaman Tim Sukses Damai

Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Halbar, James Uang dan Djufri Muhammad (Jujur) saat blusukan ke warga desa Akelamokao, kecamatan Jailolo Timur, kab Halbar, baru-baru ini. (Foto: Aldy/Lindo)

HALBAR, LINDO - Tim Koordinator Relawan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Halmahera Barat (Halbar), James Uang-Djufri Muhammad (Jujur) di Desa Akelamokao, kecamatan Jailolo Timur, Kabupaten Halbar, Jalal Langgar mengatakan bahwa timnya tidak akan gentar soal isu ancaman jika suara pasangan incumbent Danny Missy-Imran Lolori (Damai) kalah di Jailolo Timur, maka persoalan status 6 desa juga akan ditangguhkan alias dibiarkan saja.

"Kalau yang mengancam bupati Danny Missy pada kami warga 6 desa itu bisa terjadi. Tapi kalau yang ancam hanya tim relawan Damai saja, saya rasa itu hanya gertak sambel saja. Tidak akan mungkin seorang kandidat seperti Damai bisa mengeluarkan stetmen seperti itu. Saya rasa timnya saja yang takut dengan gebrakan relawan Jujur yang saat ini sudah banyak berkonsolidasi hingga ke akar rumput," kata Jalal usai ditemui di posko relawan Jujur di desa Akelamokao, Selasa (13/10/2020).

Lebih lanjut, Jalal berharap pada semua tim sukses dan tim relawan kandidat yang ada di kabupaten, kecamatan dan di desa-desa agar supaya lebih arif dan bijak lagi dalam berkampanye atau berkonsolidasi ke masyarakat Halbar. Karena menurut dia, pembelajaran pendidikan politik pada masyarakat adalah hakekat dari sebuah demokrasi yang harus di junjung tinggi.

"Ini waktunya kita harus berpolitik yang sehat dengan cara-cara yang baik dan yang benar. Masyarakat butuh pembelajaran politik yang santun dan beretika. Bukan sebaliknya mereka di ancam lalu difitnah. Itu yang tidak baik dan tidak dibenarkan," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia berharap pada semua warga Halbar agar lebih bijak lagi untuk menyikapi isu-isu yang saat ini sudah mengarah pada fitnah. Apalagi kata dia, media sosial yang sering menjadi ajang kampanye oleh masyarakat, baik itu pendukung dan simpatisan kandidat, sebaiknya jangan terlalu membuat gaduh apalagi membuat informasi hoax. Itu yang lebih berbahaya.

"Kalau saya lihat medsos di grup Halbar memang sudah tidak sehat lagi. Banyak simpatisan dan pendukung kandidat di medsos sudah saling serang dan saling memfitnah. Ini sudah sangat berbahaya dan sudah tidak sehat lagi. Ingat bahwa daerah ini butuh kita semua. Jangan saling serang dan jangan saling menghujat, kasian generasi kita kedepan," tandasnya.

Dalam masa kampanye ini, ia lebih menyarankan pada seluruh tim sukses, yang ada di kabupaten ini agar  lebih banyak lagi mengedapankan cara-cara yang baik dan cara-cara yang sopan agar masyarakat lebih paham dan mengerti isi kampanye yang di sampaikan oleh kandidat yang di usung.

"Jika anda ditunjuk oleh kandidat sebagai tim sukses atau juru kampanye dalam menyampaikan visi misi kandidat anda, maka saya sarankan lebih baik anda sampaikan dengan cara-cara yang elegan dan mudah dimengerti oleh masyarakat. Jangan selalu menghasut dan jangan ikut menghujat, karena masyarakat sudah dewasa dan tidak mau diadu domba oleh informasi yang sesat," jelasnya.

Diakhir keterangannya, Jalal menghimbau pada semua warga baik yang ada di desa-desa, di kecamatan dan yang ada di kabupaten Halbar, sedianya harus ikut berkonstribusi untuk memberikan hak suaranya pada tanggal 9 desember nanti, jangan golput tapi tentukan nasib daerah ini yang lebih baik lagi pada lima tahun kedepan.

"Kalau sudah yakin dan percaya pada pemimpin dan pilihan anda, maka jangan lupa datang ke TPS dimasing-masing tempat untuk memilih dan memcoblos pasangan nomor 1, Jems Uang dan Djufri Muhammad pada pemilukada 9 desember 2020 nanti," paparnya.

ALDY M

Berita Terkait