Jumat, 04 Desember 2020 | 02:27:34 WIB

KPU Halbar Gelar Debat 4 Kandidat di Hotel Sahid Bela Ternate

Kamis, 29 Oktober 2020 | 07:28 WIB
KPU Halbar Gelar Debat 4 Kandidat di Hotel Sahid Bela Ternate

Para Paslon kandidat bupati dan wakil bupati Halbar saat menghadiri acara debat kandidat di hotel sahid bela, ternate, Rabu (28/10/2020). (Foto: Aldy/Lindo)

TERNATE, LINDO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Rabu (28/10/2020) malam, menggelar debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Hotel Sahid Bela, Kota Ternate, Malut.

Komisioner Divisi KPU Halbar Yanto Hasan menyatakan debat kandidat yang masuk dalam tahapan kampanye tersebut, pada saat pelaksanaan ada pembatasan terhadap peserta yang hadir.

Sesuai ketentuan, menurut dia, untuk pertemuan terbuka minimal 100 orang. Sedangkan pertemuan tertutup, minimal 50 orang.

Sebelumnya, Devisi Sosialiasi, Parmas dan Pengembangan SDM KPU Halbar, Ramla Hasyim, menuturkan selain penambahan materi debat terkait penanganan Covid-19, dalam pelaksanaan debat kandidat dibagi tiga sesi.

"Tadi sesi pertama, menghadirkan seluruh calon, baik calon Bupati dan Wakil Bupati. Sesi kedua, hanya sesama calon Bupati, dan sesi ketiga hanya sesama calon Wakil Bupati," ujarnya.

Agenda debat publik ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Sahid Ternate untuk menyesuaikan dengan jadwal RRI Ternate.

"Prinsipnya KPU sesuaikan dengan jadwal RRI. Jika dilakukan di Halbar, maka kesiapan RRI agak kesulitan. Sebab mereka juga menangani agenda debat publik KPU kabupaten/kota yang lain dalam minggu ini," ujar Yanto.

Sesuai pantauan media ini, acara debat kandidat malam tadi para tamu undangan dibatasi sesuai dengan anjuran protokol kesehatan dan kapasitas ruangan.

Selain itu, dalam debat tersebut sejumlah media sosial telah disiapkan pihak RRI. Misalnya, live streaming di fanpage Facebook, Youtube RRI, sehingga masyarakat gampang akses dan tidak semerta-merta hanya via suara radio.

Yanto mengaku, para tamu undangan, KPU mengacu berdasarkan anjuran protokol kesehatan yaitu paling banyak 50 orang.

"Tidak ada penambahan tamu hanya disesuaikan saja dengan kondisi ruangan dan ada tim Gugus COVID-19. Karena tamu memang terbatas, selain itu setiap tim wajib hadirkan masing-masing 6 orang, Bawaslu 2 orang belum termasuk pers dan Forkopimda," ungkapnya.

Sementara untuk debat publik tahap 2, lanjut Yanto, akan dilaksanakan di aula bidadari kantor Bupati dengan skema yang sama. Karena tamu undangan juga dibatasi, sehingga tidak ada yang berkerumunan.

"Jadi sekalipun dilakukan dalam wilayah Halbar masyarakat umum tidak bisa menyaksikan langsung karena saat ini masih dalam suasana COVID-19, jadi harus patuhi protap kesehatan tidak berkerumun di sekitar lokasi debat," pungkasnya.

ALDY M

Berita Terkait