Rabu, 02 Desember 2020 | 01:04:55 WIB

Brimob Merauke Sterilisasi Ruangan yang akan di Gelar Debat Publik

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 00:28 WIB
Brimob Merauke Sterilisasi Ruangan yang akan di Gelar Debat Publik

FOTO LINDO

Merauke -  LINDO - Satuan Brimob Polda Papua Batalyon D Pelopor menggelar sterilisasi ruangan yang akan digunakan untuk Debat publik pertama calon bupati dan wakil bupati kabupaten merauke tahun 2020, Jumat (30/10/2020).

Sterilisasi dilakukan di aula swiss belhotel merauke, dengan menggunakan alat deteksi diantaranya mirror dan metal detector.

Wadanyon D Pelopor AKP Sarifudin Ahmad melalui IPTU Soepaat saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa, sterilisasi dilakukan dari depan sampai di belakang yaitu dimulai dengan pemeriksaan panggung, dibawah panggung, meja, kursi hingga celah dan sudut ruangan ikut disterilkan.

Tak hanya itu, lanjut yang dikatakan IPTU Soepaat, tidak luput dari pemeriksaan petugas setiap benda yang berada di ruangan salah satunya sound sistem juga ikut diperiksa.

" yang jelas kita harus teliti dan tidak boleh kecolongan ", Ujar IPTU Soepaat saat di temui usai melaksanakan sterilisasi di ruang aula swiss belhotel merauke.

Dirinya juga menekankan kepada anggotanya agar tidak terburu - buru dalam melaksanakan sterilisasi, sehingga ruangan yang akan digunakan benar - benar dinyatakan aman dan kondusif.

" Pada Prinsipnya sterilisasi ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap orang yang akan memasuki ruangan tersebut ", Ungkapnya.

Lanjut dia, Dari hasil sterilisasi ruangan, tidak ditemukan benda yang mencurigakan maupun hal - hal yang menonjol, selanjutnya melaporkan situasi kepada Plh.Kabag Ops AKP Micha P.Toding,Sik,SH.

" kami melaporkan situasi serta menandatangani berita acara serah terima bersama Plh.kabag ops sebagai tanda bahwa pelaksanaan sterilisasi dinyatakan aman ", pungkasnya.

Lanjut dikatakannya, selanjutnya tanggung jawab dari pada ruangan tersebut sudah beralih kepada polres merauke yang bertugas didalam, berdasarkan pembagian tugas yang sudah di ploting sebelumnya dari pimpinan.

" tanggung jawab dari pada ruangan tersebut beralih ke polres merauke, namun kami tetap memantau ketika ada sesuatu yang menonjol kami harus bergerak ", tandasnya.

CARLOS / GILANGHARRY

Berita Terkait