Jumat, 23 April 2021 | 15:03:32 WIB

Pilkada Serentak, Polda Malut Perkuat Keamanan di Ternate, Halsel dan 6 Desa

Senin, 23 November 2020 | 11:49 WIB
Pilkada Serentak, Polda Malut Perkuat Keamanan di Ternate, Halsel dan 6 Desa

Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Malut, Kombes Polisi Juwari. (Foto: Ist/Lindo)

TERNATE, LINDO - Jajaran Kepolisian Daerah Maluku Utara (Polda Malut) akan memperkuat wilayah Kota Ternate dan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) serta wilayah perbatasan 6 desa antara Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dan Kabupaten Halmahera barat (Halbar) dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020.

Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Malut, Kombes Polisi Juwari mengatakan, dua wilayah baik Halsel dan Ternate yang masuk dalam zona rawan karena lokasi Kota Ternate merupakan kota ramai penduduk. Sementara Halsel ada petahana yang tidak lolos dalam pemilu 2020.

“Iya, ada potensi-potensi kerawanan, dan Ternate itu paling rame dan Halsel itu ada petahana yang tidak ikut dan itu tidak bisa diabaikan,” ujar Juwari, seperti dilansir RRI Ternate, Senin (23/11/2020).

Menurutnya, untuk wilayah 6 desa baik Halut dan Halbar sudah ada ploting dan persiapan anggota Dalmas dan PAM tempat Pemungutan Suara (TPS) serta termasuk dititik TPS.

Kata Juwari, untuk langkah antisipasi di lokasi 6 desa, semoga bisa diantisipasi karena sudah dilakukan koordinasi dan pelaksanaan pemungutan suara akan dilakukan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Masalahnya juga masih ada dua TPS yang wilayahnya masuk di Halut tetapi lokasi wilayahnya ada di wilayah Halbar,” katanya.

Ia juga memastikan, dua desa di 6 desa yang ada di Halut dan Halbar itu akan tetap menyalurkan hak suara pada 9 Desember 2020, dengan tidak melakukan mobilisasi karena lokasi TPS akan tetap berada di wilayah tersebut.

“Pencoblosanya tetap di desa itu sediri. Tidak bergeser kemana-mana,” singkatnya.

Kepada masyarakat di 10 Kabupaten/Kota diwilayah Malut khusunya untuk daerah penyelenggara Pilkada, Polda Malut mengajak sekaligus menghimbau untuk tetap menjaga situasi kamtibmas di wilayah masing-masing dan tetap menjaga jarak, menggunakan masker dan sering mencuci tangan sebagai bentuk untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Wilayah aman itu bukan hanya tanggungjawab aparat keamanan tetapi menjadi tanggungjawab bersama termasuk masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk membackup pelaksanaan Pilkada di Delapan Kabupaten/Kota yang di jadwalkan tanggal 9 Desember tahun 2020, Polda Malut telah menyiapkan 160 personel dalam rangka pengamanan tersebut.

"160 personel yang di tugaskan di 8 kabupaten/kota merupakan personel gabungan antara satuan Brimob dan Dalmas. Masing-masing kabupaten/kota itu ditempatkan satu pleton Brimob dan satu pleton Dalmas," jelas Juwari.

KBRN/AD

Berita Terkait