Senin, 08 Maret 2021 | 07:42:53 WIB

Intensifkan Pencegahan Covid-19, Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Langsung Ops Cipkon PPKM

Jum'at, 15 Januari 2021 | 13:28 WIB
Intensifkan Pencegahan Covid-19, Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Langsung Ops Cipkon PPKM

(FOTO : KODIM0510/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Komandan Kodim (Dandim) 0510/Tigaraksa (Trs) Letkol Inf Bangun I.E Siregar SH,M.I.Pol, memimpin langsung puluhan personel gabungan dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, Muspika, Satpol PP, Dinkes dan KSK, saat pelaksanaan Ops Cipkon dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),di wilayah teritorial Kodim 0510/Trs.

Turut hadir dalam operasi tersebut, Danramil 03/Legok Kapten Kav M.Bakir, Kapolsek Pagedangan AKP Fredy Yudha Satria, S.ST., Camat Pagedangan H. A. Zaenudin, S.Sos., Sekcam Pagedangan Hendro Prabowo, S.Kom.M.Si dan 40 personil gabungan.

Sebelumnya, dilaksanakan apel gabungan di halaman Polsek Pagedangan, Jalan Raya Pagedangan No.1 Ds.Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang Banten, Kamis Malam (14/1/21), dan dilanjutkan dengan pelaksanaan operasi Ops Cipkon sesuai route yang ditentukan.

Dalam operasi tersebut, route yang disusuri seperti Jalan Raya Q big Mall, Pertigaan Aeon Mall, Apartmen B Residence, Belakang hall 10 ICE BSD City, Jalan Baru Vanya Park BSD City, Pertigaan Symponi Sumarecon dan Ruko Golfind Sumarecon Serpong.

Dandim 0510/Trs Letkol Inf Bangun IE Siregar mengatakan, pelaksanaan Operasi ini dalam rangka PPKM hingga 25 Januari mendatang.

“Yang jelas, operasi yustisi akan terus kami intensifkan dengan tujuan mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan," ujar Letkol Inf Bangun IE Siregar.

Dalam operasi ini lanjutnya, juga dilaksanakan penerapan PPKM, dimana aparat gabungan mengingatkan dan membubarkan para pedagang kaki lima yang masih berjualan diatas pukul 19:00 Wib.

"Dalam pelaksanakan operasi Cipta Kondisi PPKM, ditemukan warga yang melanggar protokol kesehatan sebanyak 15 orang di belakang Hall 10 ICE BSD City.  Pihak aparat gabungan langsung melakukan Rapid test kepada para pelanggar protokol kesehatan.  Alhamdulillah, semua hasilnya Non Reaktif," ungkap Dandim.

Sedangkan warga yang kedepatan berkerumun dan tidak memakai masker,  langsung diberikan sanksi push up sebagai efek jera agar mendisiplinkan warga untuk mematurhi aturan pemerintah untik mencegah penyebaran covid-19.

Letkol Inf Bangun IE Siregar, meminta semua pihak dapat mematuhi peraturan tersebut, baik untuk perorangan maupun usaha. Sehingga nanti dapat mempercepat upaya pemerintah mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Karena dengan operasi yang intensif dilaksanakan, tingkat kedisiplinan terhadap protokol kesehatan ke warga semakin meningkat,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, aparat gabungan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak berkerumun, tetap memakai masker dan juga membubarkan pedagang kali lima yang masih berjualan melewati batas waktu yang ditentukan. (ARMAN R)

Berita Terkait