Jumat, 14 Mei 2021 | 21:29:50 WIB

Bisnis Souvernir Sofiah Rahayu Tetap Eksis Dimasa Pandemi Covid-19

Rabu, 20 Januari 2021 | 10:17 WIB
Bisnis Souvernir Sofiah Rahayu Tetap Eksis Dimasa Pandemi Covid-19

Pengusaha Souvernir, Sofiah Rahayu. (FOTO : WARTAJAKARTA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Banyak usaha bisnis yang bangkrut pada masa Pandemi Covid -19 ini, namun dengan inovasi dan jiwa pantang menyerah, bisnis produksi Souvenir yang dilakukan Sofiah Rahayu tetap eksis. 

"Bisnis souvenir adalah bisnis tidak ada matinya. Dari moment kelahiran, ulang tahun, pernikahan, dan acara kantor seperti rapat memberikan souvenir serta moment lainnya, biasanya yang mengadakan acara membutuhkan souvenir," kata Pengusaha Souvernir Sofiah Rahayu kepada Lindo di Jakarta, Selasa (19/1/21).

Namun lanjutnya, masa Pandemi Covid -19 ini berdampak kepada orang atau instansi tidak melakukan event/acara yang berhubungan dengan orang banyak, apalagi Pemerintah masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sehingga berdampak langsung kepada bisnis Souvernir yang dijalankan Sofia.

Namun kondisi demikian tidak membuatnya menyerah agar bisnisnya tetap berjalan, dengan terus berkomunikasi dengan customernya. Seperti ia menawarkan ke customer, walaupun tidak ada event pernikahan yang melibatkan banyak orang, sebagian dana/anggaran untuk pesta pernikahan dialihkan untuk pembelian souvernir untuk mengumumkan bahwa anaknya sudah menikah, orang tua yang menikahkan anaknya atau pasangan yang menikah, memberikan sesuatu souvenir, apakah itu tas dan bentuk souvernir lainnya, yang tentunya souvernir yang bagus dan mempunyai nilai bagi yang mengadakan pernikahan.

"Saya juga telah lama menjalin hubungan dengan instansi kepolisian untuk bisnis Souvernir ini. Dalam instansi kepolisian, baik Kapolda, Kapolres atau Kapolsek. Biasanya jika pimpinan kepolisian tersebut pindah tugas, pimpinan kepolisian meninggalkan anak buahnya dengan memberikan souvernir sebagai kenangan," ujar Sofia Rahayu yang telah menjalankan bisnis Souvernirnya selama 20 tahun ini.

Sofia juga sebagai nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI), dalam bisnisnya, ia mendapat Kredit Modal Kerja (KMK) dari BRI pada tahun 2020 lalu sebesar Rp 500 juta. BRI menunjuk Sofiah sebagai salah satu figur Pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sehingga ia diberi kredit modal untuk mempertahankan bisnisnya tetap berjalan terus.  

Usaha Souvenir yang dijalani Sofia dimulai dari nol bermodal satu mesin jahit. Usaha semakin berkembang dan masa jayanya pada tahun 1996 - 1997. Dari bisnisnya ia bisa membeli rumah sendiri.

Ia dan karyawannya membuat souvernir, seperti souvernir boneka, bantal, tas dan souvernir sesuai pesan customer. (ARMAN R)

Berita Terkait