Kamis, 13 Mei 2021 | 13:05:09 WIB

Pengamanan Investasi, Amin Drakel Usul Harus Ada Pasukan Khusus Amankan Obyek Vital di Malut

Sabtu, 27 Maret 2021 | 15:03 WIB
Pengamanan Investasi, Amin Drakel Usul Harus Ada Pasukan Khusus Amankan Obyek Vital di Malut

dr Hi Muhammad Amin Drakel. (Foto: FB/Lindo)

TERNATE, LINDO - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara (Malut) dr Hi Muhammad Amin Drakel mengusulkan pada pemerintah pusat agar segera diperbentukan pasukan pengamanan khusus dalam satu Kamondo Batalyon untuk menjaga obyek alat vital negara yang saat ini berada di Provinsi Maluku Utara.

"Saya usul pada pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar seluruh aset pemerintah dalam bentuk obyek alat vital yang ada di Maluku Utara, baik itu perusahaan pertambangan multi nasional, maupun perusahaan tambang multi Internasional yang ada di daerah ini segera diamankan oleh pasukan khusus yang tergabung dalam satu Batalyon. Kalau pemerintah mampu menerapkan hal itu, maka saya jamin bahwa perusahaan raksasapun akan siap berbisnis di daerah ini," kata Amin Drakel pada media ini di Ternate, Sabtu (27/03/2021).


Lebih lanjut Amin menjelaskan bahwa niatnya untuk mengusulkan hal ini karena lebih meyakinkan lagi pada dunia usaha luar bahwa di Provinsi Maluku Utara jika berinvestasi sangat aman dan tentram. Karena hal itu, didukung oleh pengamanan aparat negara yang selalu menjamin dalam keberlangsungan para investor asing yang berbisnis di daerah ini. Selain jaminan keamanan dari aparat TNI/Polri, masyarakat Maluku Utara kata Amin, semua pada ramah dan baik terhadap para investor yang akan datang berinvestasi di Maluku Utara.

"Saya punya niat mau menciptakan rasa keamanan dan kepedulian terhadapa negeri ini. Maka dari itu, saya minta pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar bisa menerima usulan saya supaya ada rasa aman, berkeadilan bagi para investor yang akan berinvestasi di negeri para raja-raja ini. Saya jamin bahwa seluruh rakyat Maluku Utara termasuk pemerintahnya akan menerima dan menyetujui apa yang saya usulkan ini. Muda-mudahan hal ini bisa terealisasi dalam waktu singkat, supaya nama baik negeri ini bisa harum sampai pada pelaku usaha nasional hingga pelaku usaha di manca negara," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia meminta pada pemerintah, baik itu dikabupaten, provinsi dan pusat, termasuk rekan-rekannya di lembaga legislatif agar ide-ide yang kreatif ini bisa dijebarkan dalam sebuah kebijakan yang bersandar pada aturan yang ada, sehingga nanti diterapkan bisa bersinergi antara pemerintah, DPR, masyarakat dan pelaku usahanya.

"Hal ini yang saya dorong pada pemerintah supaya tidak ada yang bertabrakan maupun tumpang tindih dengan aturan yang sudah ada. Apalagi berbicara meyakinkn para investor dunia dan para pelaku usaha lainnya, harus perlu ada sebuah terebosan yang baru yang menjamin rasa aman pada masyarakat dan pelaku usaha. Jangan lagi ada di negeri ini dihantui dengan aksi kekerasan maupuan hal-hal yang menggangu ketertiban keamanan di Maluku Utara," tandasnya.

Diakhir keterangannya, Sekretaris Komisi III DPRD Malut ini, berharap pada seluruh warga masyarakat Maluku Utara baik yang ada di perantauan maupun yang ada di mancanegara bahwa untuk meyakinkan pada daerahnya ini ditempat anda berada, tentu harus punya niat yang sama bahwa negeri Moloku Kie Raha adalah negeri para raja-raja yang siap menerima para pelaku usaha baik itu di nasional maupun di dunia Internasional.

"Saya minta pada saudara-sudaraku yang dari Maluku Utara yang saat ini kalian semua berada didalam perantauan, mari 'torang' sama-sama mempromosikan daerah ini, bahwa warga Moloku Kie Raha, siap menjamin rasa keamanan dan ketertiban untuk kelangsungan berinfestasi di Maluku Utara, termasuk bisa berkunjung untuk melihat secara dekat sejarah dan pariwisatanya di jazirah Moloku Kie Raha. Saya yakin dan percaya bahwa saudara-saudaraku yang jauh disana punya komitmen yang sama untuk memajukan negerinya sendiri dan mereka punya cara yang berbeda untuk mengekspresi tanah kelahiran mereka dimata dunia Internasional. Insya Allah, mereka bisa," tuturnya.

ALDY M

Berita Terkait