Kamis, 17 Juni 2021 | 08:39:06 WIB

Wakasal : Optimalkan Kampung Bahari Nusantara Dengan Sinergitas Bersama Pemda Dan Instasi Terkait

Senin, 5 April 2021 | 22:27 WIB
Wakasal : Optimalkan Kampung Bahari Nusantara Dengan Sinergitas Bersama Pemda Dan Instasi Terkait

(FOTO : DISPENAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Seluruh Satuan Kerja (Satker) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) harus  mengoptimalkan program Kampung Bahari Nusantara (KBN)  dengan menjalin sinergitas bersama Pemerintah Daerah (Pemda) dan instasi terkait. 

Hal demikian salah satu penekanan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., saat memberikan  pembekalan  kepada seluruh Komandan Satuan Kerja TNI AL se-Indonesia tentang penyelenggaraan KBN TNI AL secara tatap muka dan virtual, di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/4/21).

Menurut Wakasal, dalam mewujudkan  program KBN di wilayah, setiap Satuan Komando Wilayah (Satkowil) harus fokus pada desa binaan TNI AL yang telah berjalan dengan cara menggandeng pemerintah daerah (Pemda) setempat sehingga akan terselenggara dengan baik dan dengan hasil yang lebih optimal. 

Selain Pemda kata Wakasal, TNI AL harus bisa menggandeng mitra perusahaan dengan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki.

Wakasal menjelaskan, perwujudan KBN ditentukan dengan adanya kesungguhan, semangat, keterampilan, tanggung jawab dan kerja sama yang baik antara aparat potensi maritim di satkowil/satnonkowil TNI AL dengan Pemda, instansi lain serta segenap komponen masyarakat. 

"Setiap bentuk kegiatan harus bisa disinergikan, seperti penyelenggaraan kegiatan karya bakti di wilayah-wilayah juga dapat diarahkan untuk mendukung  program KBN.  Babinpotmar TNI AL memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan KBN kedepan “Keberadaan Babinpotmar TNI AL menjadi ujung tombak pembinaan KBN yang berkelanjutan di wilayahnya,” jelas Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono.

Membangun program KBN supaya hasil maksimal lanjutnya, bisa dibagi dalam  5 klaster utama, yaitu Klaster Pertahanan, dimana masyarakat dapat diberdayakan sebagai komponen pendukung dalam pertahanan negara.
 
Lalu, Klaster Ekonomi yakni meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pembinaan kelompok masyarakat/usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pendampingan.  

Klaster Edukasi, yakni meningkatkan  pengetahuan masyarakat desa melalui pembentukan rumah pintar sebagai wadah untuk mendapatkan pengetahuan dan informasi khususnya terkait dengan berbagai kegiatan, pekerjaan dan wawasan teknologi dan kebangsaan. 

Sementara itu, untuk Klaster Kesehatan yakni meningkatkan kesehatan masyarakat desa melalui penyuluhan, dan sosialisasi budaya hidup sehat dan peningkatan pelayanan Puskesmas/Polindes, peralatan medis, tenaga kesehatan dan obat-obatan dengan melibatkan relawan.

Sedangkan Klaster Pariwisata, bertujuan menciptakan desa agar dapat dijadikan destinasi pariwisata khususnya wisata bahari dengan cara memelihara dan melestarikan Sumber Daya Alam (SDA) dan sumber daya buatan.

Pada kesempatan ini pula, Wakasal mengajak prajurit TNI AL untuk mensosialisasikan dan menginformasikan keberadaan KBN melalui media massa maupun media sosial kepada publik, supaya  masyarakat dapat secara langsung melihat dan memahami program KBN TNI AL. (ARMAN R)

Berita Terkait