Rabu, 12 Mei 2021 | 05:34:29 WIB

Cucu Cahyani Ranita : Latih Calon PMI Butuh Waktu Dan Biaya Cukup Besar

Jum'at, 9 April 2021 | 14:51 WIB
Cucu Cahyani Ranita : Latih Calon PMI Butuh Waktu Dan Biaya Cukup Besar

(FOTO : INDONESIAPLUS.ID/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kemampuan bahasa yang baik dan sesuai jenis pekerjaan serta memahami budaya negara penempatan, mutlak harus dimiliki seorang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan ke luar negeri.

Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) PMI, Cucu Cahyani Ranita saat menerima kunjungan para wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Ketenagakerjaan (Forwarker) mengatakan, pihaknya melatih para para calon PMI dengan kemampuan bahasa Inggris dan Jepang, sedangkan untuk bahasa Arab sementara waktu ditunda.

“Melatih keterampilan bahasa tidak sesingkat yang dikira melainkan butuh waktu dan biaya cukup besar agar PMI di negara penempatan bisa bekerja dengan tenang dan bisa berkomunikasi dengan baik," terang Kepala BLK PMI, Cucu Cahyani Ranita, di kantor BLK PMI, di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/4/21). 

Menurutnya, setiap calon PMI harus memiliki kemampuan bahasa, dan tidak bisa singkat pelatihannya serta butuh cukup biaya besar. Misalnya untuk pelatihan selama tiga pekan sebesar Rp 17-19 jut per orang.

Bahasa lanjut Cucu, bukan satu-satunya permasalahan dari para PMI tersebut. Usai kembali ke Tanah Air membutuhkan penanganan agar PMI purna bisa mandiri secara ekonomi sekaligus bisa tranfser pengetahuan. 

“Usai jadi PMI purna, kami bekali dengan pelatihan kewirausahaan dan teknik pemasaran seperti digital marketing yang didukung bantuan pemodalan supermikro dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat," jelasnya. (ARMAN R)

Berita Terkait