Jumat, 29 Oktober 2021 | 04:38:39 WIB

Usia Setengah Abad, INKAI Siap “Goes To World Class"

Kamis, 15 April 2021 | 04:26 WIB
Usia Setengah Abad, INKAI Siap “Goes To World Class

(FOTO : INKAI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Momentum bersejarah Institut Karatedo Indonesia (INKAI) berusia 50 tahun (setegah abad) yang jatuh pada Kamis 15 April 2021, dimana INKAI dibawah kepimpinan Ketua Umum (Ketum) INKAI Laksda TNI Dr. Ivan Yulivan, mencanangkan cita-cita untuk menjadikan karateka berkelas dunia (Goes To World Class), Rabu (14/4/21).

Hal ini terukir dalam tema peringatan  “Kita Tingkatkan Soliditas dan Sinergitas berdaya saing Global di Era Digital INKAI Goes to World Class”.  Karateka-karateka yang diharapkan  mampu mengharumkan nama bangsa dan negara sejajar bahkan melebihi bangsa-bangsa lain.

Untuk mewujudkan cita-ciota luhur tersebut diawali kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) INKAI yang digelar pada 12 Maret yang dipimpin Steering Commite (SC) sekaligus Wakil Ketua Umum (Waketum) Pengurus Pusat (PP) INKAI Bidang organisasi Prof.Dr. Beny Riyanto, S.H.,M.Hum (DAN VI INKAI/Semarang), yang dilanjutkan Musyawarah Kerja Bersama Luar Biasa INKAI dipimpin Sensei Irwan Arif (DAN VI INKAI/Makasar) yang juga sebagai Pengawas PP INKAI. 

Kegiatan tersebut menghasilkan berbagai terobosan guna membangun perguruan INKAI meliputi pengelolaan administrasi, transparansi ujian dan pelaporan keuangan, digitilisasi dan media visual serta Buku Induk Organisasi (BIOS) sebagai pelaksanaan dari Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) INKAI.

Kearah menuju kelas dunia (World Class) ditandai dengan pemanfaat sarana digital yakni, launching Website INKAI  tampilan baru dan  peresmian stasiun media “Rumah Dojo” sebagai sarana media visual informasi tentang filosphy dan sejarah karate, metode pelatihan dan pengajaran karate serta pula mekanisme kesekretariatan INKAI berbasis digital. Selain itu juga peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) wasit dan juri melalui  pelatihan wasit  juri tingkat nasional INKAI secara daring yang dipimpin Ketua Bidang Perwasitan INKAI Sihan Donald Kolopita (DAN VIII INKAI).

Melengkapi bahan ajar yang mudah dimengerti bagi para karateka muda dilaksanakan terobosan pembuatan film honbu Dojo INKAI, meliputi  gerakan Kihon, Kata dan kumite yang diperankan atlet-atlet muda INKAI. Materi—materi tersebut  merupakan dasar (basic)  materi latihan dan bahan ujian kenaikan tingkat kyu maupun DAN sabuk hitam. 

Kegiatan ini dibawah koordinator Ketua Dewan Guru INKAI sihan Harmen Lukas Tompodung (DAN IX INKAI), dibantu sihan Chritine Taroreh (DAN VIII INKAI), Sihan Abdullah Kadir (DAN VII INKAI), dan Sekjen INKAI Syamsudin (DAN VII INKAI) serta Kepala Pelatih Sensei Elandrian Vitara (DAN V INKAI), sedangkan bertindak sebagai pengarah acara sensei Bima Arya (DAN V INKAI).

INKAI adalah semua untuk semua bukan untuk perseorangan yang  sejarahnya didirikan oleh 7 karateka sebagai pendiri. INKAI merupakan sebuah perguruan karate yang selalu konsisten menjaga marwah dan membangun karakter karateka sejati yang tangguh, rendah hati, berbudi dan berprestasi.

Dari masa ke masa, para karateka INKAI senantiasa berlatih karate untuk menjaga kemurniannya dengan tekun berkepribadian luhur sebagaimana para pendahulunya, maka tak heran bila Ketum PP INKAI Laksda TNI Dr. Ivan Yulivan selalu berkata dimanapun berada “Karate-Wa Kunshi No Bugei” Karate adalah seni beladiri berbudi luhur hormat dan santun kepada orang tua, para pelatih, para guru dan pada tempat latihan (Dojo) serta kepada siapapun, selalu bersahaja dan giat berlatih.

Kiprahnya INKAI di dunia karate tetap menjaga marwah perguruan dengan selalu memegang teguh disiplin, tangguh, rendah hati dan berprestasi, dan tak heran INKAI telah melahirkan berbagai atlet dari jaman ke jaman baik juara nasional maupun internasional.  

Atlit-atlit INKAI yang telah mengharumkan nama bangsa yakni antara lain; sihan Nico Lumenta (salah satu pendiri INKAI), Abdul Kadir, Advent Bangun, Frederick Lumanauw, Arthur Rorek, (era 1970-1980),  Syamsudin, Baron Bahar, Omita Olga Ompi, Nilawati Daud (1990) dan generasi muda seperti Puspa Meonk, Cristo, Yelovis, Sumayasa,  Rifky dan Zigi Zaresta (juara Asean Games), Coky, Maya Seva, Srunita

Dalam rangka memperingati setengah abad INKAI berbagai rangkaian program kegiatan, antara lain donor darah INKAI untuk bangsa sebanyak 50.000 kantong darah.  Kegiatan ini diselenggarakan secara serentak sejak pada medio bulan Februari sampai  Juni 2021  bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) di seluruh tanah air.

Sementara itu, bidang keahlian profesionalisme karateka akan dilaksanakan latihan bersama pada medio bulan Juni di kawasan Candi Prambanan. Latihan akan menghadirkan  para Ketua Dewan Guru INKAI, Guru Madya, Ketua Majelis Sabuk Hitam INKAI, Ketua Provinsi INKAI dan   pengurus pusat INKAI. Sementara itu,  tema yang diangkat  “Half Centuries INKAI Goes to World Class”.  

Kegiatan INKAI akan  tetap  menerapkan protokol Covid-19 secara ketat berjuang untuk negeri melalui karate senantiasa mendukung program PB FORKI. Selamat Ulang Tahun INKAI yang ke-50 Jayalah Selalu. (ARMAN R)

Berita Terkait